DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Warga Bekasi Sambut Baik TransJabodetabek Premium

Damar Iradat - 13 Maret 2018 13:09 wib
Transjabodetabek Premiun di Hypermall mega Bekasi - Medcom.id/Damar Iradat.
Transjabodetabek Premiun di Hypermall mega Bekasi - Medcom.id/Damar Iradat.

Bekasi: Warga Bekasi menyambut baik keberadaan bus TransJabodetabek Premium. Keberadaan bus dinilai cukup membantu mengatasi kebijakan ganjil-genap di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Timur. 

Salah satu penumpang, Mei, 33, mengaku baru pertama kali menggunakan bus tersebut. Ia mencari tahu keberadaan bus saat berselancar di dunia maya.

"Karena kebetulan saya mau ke Senayan City, semalam cari-cari informasi di internet. Ternyata ada yang ke Plaza Senayan. Lagipula sekarang ganjil-genap, mobil saya kebetulan genap. Jadi sekalian cobain saja," ungkap Mei di Mega Bekasi Hypermall, Bekasi, Selasa, 13 Maret 2018. 

Mei mengaku sebetulnya lebih memilih naik transportasi umum ketimbang membawa kendaraan pribadi. Lebih santai dan hemat ongkos jadi alasan Mei memilih transportasi umum. 

Ia menilai, kebijakan ganjil-genap juga mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum. Meski begitu, ia menilai, pihak penyedia layanan harus terus meningkatkan layanannya.

"Kalau menurut saya bagus ya, buat masyarakat. Ke depannya bikin lebih baik lagi saja supaya masyarakat mau beralih," tutur dia. 

(Baca juga: Transjabodetabek Disebut tak Ganggu Operasional Bus Swasta)


Mei, penumpang Transjabodetabek Premium - Medcom.id/Damar Iradat.

Senada dengan Mei, penumpang lainnya, Fasya, 29, juga mengaku terbantu dengan adanya bus tersebut. Dengan adanya bus TransJabodetabek Premium ini masyarakat Bekasi diberikan banyak alternatif transportasi umum.

"Kalau saya sudah sering sebenarnya naik transportasi publik, tapi dengan adanya ini jadi makin banyak pilihan," ungkap dia. 

(Baca juga: Angkutan Massal Mulai Bergeliat di Bekasi)

Sementara itu, penumpang lainnya, Bobi, mengatakan, ia harus beralih menggunakan transportasi umum sejak pemberlakuan kebijakan ganjil-genap. Ia sebelumnya selalu menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju kantornya di kawasan Sudirman. 

Bobi mengaku kendaraannya berpelat nomor genap. Ia pun memutuskan untuk memarkir mobilnya di salah satu kantong parkir di Mega Bekasi Hypermall dan kemudian menyambung menggunakan TransJabodetabek Premium. 

Menurutnya, ini pengalaman pertamanya menggunakan bus yang sudah difasilitasi dengan AC, Wi-Fi, dan colokan listrik itu. "Kalau ternyata lebih enak, saya mungkin beralih pakai kendaraan umum terus," ungkap dia. 


Petugas Pengendali Jalur TransJabodetabek Premium BPTJ, Dedhie Rasmana Putra - Medcom.id/Damar Iradat.

Kendati begitu, pantauan Medcom.id pada pukul 08.00 hingga 09.30 WIB tadi, penumpang yang menggunakan TransJabodetabek Premium masih minim. Satu bus bisa hanya terisi dua atau tiga penumpang. 

Petugas Pengendali Jalur TransJabodetabek Premium BPTJ, Dedhie Rasmana Putra mengatakan, puncak kepadatan penumpang terjadi antara pukul 06.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB.

"Hari ini mulai ramai, tapi ramainya itu pukul 06.00 sampai 07.00 WIB. Soal jumlah pastinya kita belum ada, masih disurvei," ungkap Dedhie.

Namun, ia mengklaim sudah ada peningkatan penumpang dari hari pertama pemberlakuan ganjil genap. "Ada peningkatan tapi belum signifikan, paling 15-20 persen dari hari biasa. Selebihnya wajah-wajah lama," tukas dia.

(Baca juga: Kebijakan Ganjil Genap Turunkan Kepadatan Kendaraan di Tol Cikampek)





(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SISTEM GANJIL GENAP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 24-09-2018