Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.676.534.291 (20 JULI 2018)

Anies Bakal Kembali Sidak Gedung

Nur Azizah - 11 April 2018 18:40 wib
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Siti Yona Hukmana/Medcom.id
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Siti Yona Hukmana/Medcom.id

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana kembali sidak gedung-gedung di Ibu Kota. Sidak terkait penyediaan sumur resapan dan instalasi pengelolaan air limbah serta pemanfaatan air tanah.

Anies mengatakan, sidak fase dua akan berfokus di area industri di Jakarta Barat dan Timur. Fokus lokasi sidak di Jakarta Barat yakni di Kecamatan Cengkareng dan Kalideres.

Sementara itu, wilayah Jakarta Timur akan fokus di Kecamatan Pulogadung dan Cakung. Rencananya, sidak ini dilakukan pada Senin, 16 April 2018.

"Kita akan teruskan sampai tuntas. Kita juga ada fase ketiga yang akan dilakukan pada perumahan warga," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 11 April 2018.

Mantan Menteri Pendidikan ini berniat membuat formulir khusus yang akan diberikan pada para pekerja. Nantinya, mereka yang akan memeriksa gedung tempatnya bekerja memenuhi aturan atau tidak.

"Formulir bisa dijadikan pegangan bagi warga terlibat untuk memeriksa. Apakah fasilitas-fasilitas di sana sesuai aturan. Kalau pengawasan hanya mengandalkan pemerintah, ada ribuan gedung di Jakarta dan butuh waktu lama," ungkapnya.

Hasil sidak fase satu dinyatakan, dari 77 gedung sebanyak 37 gedung belum memiliki sumur resapan atau sumur resapan tidak berfungsi.

Baca: Puluhan Gedung di Jakarta tak Taat Aturan

Sementara itu, 40 gedung dinyatakan telah melengkapi bangunnya dengan sumur resapan. Total luas sumur resapan yang tersebar di 143 titik hanya memiliki total volume 3.705 meter kubik.

"Meski memiliki sumur resapan, sebagian besar belum memenuhi kapasitas yang dipersyaratkan dalam Pergub Nomor 20 Tahun 2013 tentang sumur resapan," kata dia.

Sedangkan 49 gedung telah melengkapi bangunannya dengan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL). 35 gedung lainnya telah berlangganan pada PD PAL.

"Dan 7 gedung masih menggunakan septic tank. Hari gini rasanya sudah olded sekali, tapi kenyataannya ya begitu," ungkapnya.

Mantan Menteri Pendidikan ini berencana mengirim hasil pemeriksaan ini kepada seluruh gedung yang telah diperiksa. Mereka diberikan waktu satu bulan untuk memenuhi sumur resapan dan pengelolaan air limbah.

"Setelah itu, kita akan evaluasi dan hasil evaluasi akan diumumkan kepada publik. diumumkan kepada publik itu detil, termasuk kalau di situ terjadi pengambilan air secara ilegal," terangnya.

Bila gedung tersebut masih membandel, Anies tak segan mencabut sertifikat layak fungsi dan mencabut izin gedung tersebut. Tidak hanya gedung milik swasta tapi juga pemerintahan.

"Justru kalau kita di Pemerintahan harus kasih contoh," pungkas mantan Rektor Universitas Paramadina ini.


(AZF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG AIR TANAH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 22-07-2018