TransJakarta Masih Kaji Bus Listrik

Intan Yunelia - 03 Mei 2018 10:40 wib
Bus TransJakarta. Foto: MI/Galih Pradipta.
Bus TransJakarta. Foto: MI/Galih Pradipta.

Jakarta: PT Transportasi Jakarta masih meneliti penerapan bus listrik di Ibu Kota. Di sisi lain, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta TransJakarta segera mengadakan bus listrik.

“Ini memang masih dalam kajian dan kita harus mempersiapkan seluruhnya untuk bisa diterapkan diseluruh TransJakarta," kata Kepala Humas PT Transportasi Jakarta Wibowo kepada Medcom.id, Jakarta, 3 Mei 2018.

Widodo mengakui beberapa kota di dunia yang sudah mulai beralih dari angkutan berbahan bakar fosil ke bahan dasar listrik yang lebih ramah lingkungan. Namun, penerapan bus listrik di setiap kota di dunia berbeda. 

TransJakarta masih mendalami apakah penerapan bus listrik cocok dengan lingkungan Jakarta. Mereka mempertimbangkan apakah akan meniru konsep bus listrik di Eropa yang memiliki jalur khusus.

“Di Indonesia saja mobil berbahan listrik belum sampai saat ini. Kalau di Eropa ada negara yang kita tahu ada yang listrik, tapi bukan pengisian, namun pakai jaringan listrik di atasnya. Kayak ada jalur khusus. Memang ini yang perlu matang dulu."

Di Eropa pun, kata Wibowo, banyak negara yang belum siap menerapkan konsep bus listrik ini. “Jangan sampai nanti kita pakai tiba-tiba mogok kan justru mengurangi kenyamanan pelayanan juga,” jelas dia.

Baca: Sandi Targetkan Bus Listrik Beroperasi saat Asian Games

Isu transportasi ramah lingkungan ini menghangat setelah Sandiaga Uno menindaklanjuti tantangan Presiden Joko Widodo untuk menghadirkan bus listrik di Jakarta. Sandiaga memastikan bus listrik akan beroperasi saat Asian Games 2018.

"Jadi, birokasi zaman now, Presiden perintah di atas panggung ke saya. Saya langsung WA (WhatsApp) CEO TransJakarta. TransJakarta langsung berkoordinasi dengan pihak vendor," kata Sandi, Rabu, 2 Mei 2018.

Sandi menargetkan bus-bus masa kini tersebut hadir saat pagelaran Asian Games, Agustus 2018. Bus listrik akan disediakan untuk beberapa rute.

"Ini untuk memenuhi permintaan Presiden. Karena Presiden menunjukkan bahwa Shenzhen, Hong Kong, sudah 100 persen listrik dan kita ingin Jakarta juga punya sesuatu yang menunjukkan kita mulai shifting ke angkutan yang ramah lingkungan," ujar Sandi.


(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TRANSJAKARTA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 22-05-2018