DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 47.877.961.729 (23 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Sandi Antisipasi PKL Liar Menjelang Ramadan

Muhammad Al Hasan - 30 April 2018 12:40 wib
Suasana pembeli memadati area pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Suasana pembeli memadati area pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang di Jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengantisipasi fenomena pedagang kaki lima (PKL) liar menjelang Ramadan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pasalnya, Tanah Abang, dianggap menjadi lahan mencari rezeki selama Bulan Suci. 

"Ramadan Tanah Abang ini luar biasa, 'gulanya' mendapatkan 'semut' yang banyak. Salah satu rezeki yang berkah melimpah karena 9 dari 10 pintu masuk surga itu kan dari perdagangan. Jadi kita harus buka lahan usaha," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 30 April 2018.

Menurut dia, fenomena PKL liar selama Ramadan di Tanah Abang adalah sebuah daya pikat. Pasalnya, banyak pedagang kecil berusaha mandiri, tetapi tidak memiliki lahan dan jumlahnya semakin hari semakin banyak. 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, kata dia, akan turun tangan dalam menangani masalah ini. "Ini bagaimana menatanya dengan baik atas keterbatasan lahan," kata Sandi.

Untuk mengatasi ledakan PKL, Pemprov DKI merencanakan pemindahan pedagang Blok G. Sandi mengklaim pedagang sudah setuju untuk direlokasi ke tempat penampungan sementara.

Baca: Anies Diminta Objektif Menata Kawasan Tanah Abang

"Ya alhamdulillah semalam dilaporkan Dirut PD Pasar Jaya (Arief Nasrudin) semua pedagang setuju," kata Sandi.

Lahan tempat penampungan sementara pedagang Pasar Blok G adalah milik PT Astana. Tanah seluas 2.000 meter persegi itu disewa Pemprov DKI. Pembangunan tempat penampungan sementara itu telah dilaksanakan sejak Maret lalu.

Nantinya, Gedung Pasar Blok G bakal dirobohkan. Di atasnya akan dibangun pasar berkonsep transit oriented development (TOD). Depo light rail transit (LRT) juga akan dibangun di dekatnya. Ini adalah bagian dari perombakan besar-besaran sistem transportasi di wilayah Tanah Abang.


(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TANAH ABANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-10-2018