Peminat Sekolah Penerbangan Berkurang

Lis Pratiwi - 12 September 2017 17:19 wib
Pilot training center. Foto: MI/Hery
Pilot training center. Foto: MI/Hery

Metrotvnews.com, Jakarta: Peminat sekolah penerbangan dalam beberapa tahun terakhir menurun. Salah satunya di Alfa Flying School, Kompleks Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur.
 
Awalnya, Alfa Flying School mampu menelurkan lebih dari 20 pilot dalam satu angkatan. Namun, kini jumlah lulusan per angkatan hanya belasan orang, bahkan bisa dihitung dengan jari.
 
"Lulusan pertama tahun 2009 satu angkatan bisa 20-an lebih. Sekarang makin sedikit per angkatan yang lulus," ujar Public Relation Marketing Alfa Flying School, Eksa Septiana kepada Metrotvnews.com, Selasa 12 September 2017.

Baca: Menhub Berencana Mengurangi Jumlah Sekolah Penerbangan

Eksa menuturkan, dalam setahun sekolahnya membuka tiga batch pendaftaran. Februari, Agustus, dan November. Sebelumnya, pendaftar yang diterima setiap batch hanya 20 orang. Kini, siswa baru hanya 10 orang.
 
Setiap peserta yang lolos seleksi harus membayar uang sekolah full package sebanyak Rp750 juta. Periode belajarnya  18 hingga 24 bulan, tergantung kemampuan masing-masing siswa.
 
"Jangka waktu lulusnya berbeda-beda. Kualifikasinya mereka dikatakan lulus kalau sudah menyelesaikan 167 jam terbang baik real flight maupun simulator," terangnya.
 
Leonardo, salah satu siswa di Alfa Flying School mengaku rela terpisah dari keluarganya di Manado untuk mengejar mimpi sebagai pilot. Ia telah menyelesaikan lebih dari 60 jam terbang sejak bergabung 12 bulan lalu.
 
"Sejak kecil memang sudah dikenalkan dengan pesawat dari paman saya yang TNI. Rencananya setelah lulus tidak mau jadi pilot scheduler, lebih ke pilot pesawat perintis," kata Leonardo.

Baca: Pilot Baru Lebih Pilih Terbangkan Pesawat Perintis

Ruang belajar di Gedung Dirgantara Kompleks Halim Perdana Kusumah hanya digunakan untuk belajar sehari-hari dan simulator. Sementara untuk real flight training, Alfa Flying School memiliki base lain di Solo, Cirebon, dan Cilacap.
 
Usai lulus, siswa akan memperoleh lisensi sesuai ketentuan Kementerian Perhubungan seperti Private Pilot Licence (PPL), Commercial Pilot Licence (CPL), Instrument Rating (IR), Licence Endorsement (Civil dan Military), atau Flight Instructor Certification (FI).




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENERBANGAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 23-11-2017