Alasan Anies Tarik Raperda Reklamasi dari Prolegda

Nur Azizah - 07 Desember 2017 10:05 wib
Foto udara pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso.
Foto udara pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta dari program legislasi daerah (prolegda). Alasan dia karena belum ada penilaian terhadap kebutuhan warga Jakarta. 

Anies mengatakan pihaknya akan mengkaji ulang raperda tersebut. Setelah itu, dia akan membuat penilaian terhadap kebutuhan Jakarta hari ini dan masa depan.

"Kita ingin kawasan Utara Jakarta itu bisa dirasakan warga. Kita ingin warga Jakarta tinggal di pesisir. Bukan secara fisik, tapi secara kegiatan dan mindset," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Desember 2017.

Mantan Menteri Pendidikan ini menyampaikan menata kawasan Utara Jakarta tidak bisa hanya dengan menggunakan profil Jakarta di masa lalu. Harus menggunakan profil di masa depan.

"Harus memperhatikan faktor sosial ekonomi, geopolitik, dan lingkungan hidup. Oleh karena itu, nanti ada tim yang akan membuat kajian dan perencanaan," ujar dia.

Baca: Penarikan Raperda Reklamasi Dikritik

Tim tersebut juga akan berbicara dengan seluruh pihak terkait soal reklamasi. Untuk sementara waktu, Anies tidak akan membahas Raperda Reklamasi. "Kajian harus kita matangkan," ujar dia.

Penggagas Gerakan Indonesia Mengajar ini menargetkan tim tersebut akan berkerja mulai awal tahun depan. "Timnya akan dibentuk," pungkas dia.





(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG REKLAMASI TELUK JAKARTA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017