DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.036.079.020 (15 AGUSTUS 2018)

Tempat Hiburan Malam Bandel akan Kena Sanksi

Nur Azizah - 17 Mei 2018 11:10 wib
ilustrasi--Antara/Indrianto Eko
ilustrasi--Antara/Indrianto Eko

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta bakal memperketat pengawasan tempat hiburan malam selama bulan Ramadan. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati tak segan menjatuhi sanksi bila mereka terbukti melanggar aturan.

"Kita kasih peringatan satu kalau melanggar, kalau melanggar lagi kita kasih surat peringatan dua, lalu ketiga," kata Tinia saat dihubungi, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Mei 2018.

Sementara surat peringatan ketiga langsung jatuhkan bila terbukti kedapatan prostitusi dan narkoba. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) pun akan dicabut.

"Langsung kita cabut izinnya. Sama seperti kemarin. Artinya mereka melakukan pelanggaran ringan sebanyak tiga kali ya kita cabut," tutur Tinia.

Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan aturan baru terkait waktu penyelenggaraan usaha pariwisata selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1439 H. Aturan tersebut berdasarkan pada Pergub Nomor 18 tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Tempat pariwisata yang diwajibkan tutup total yakni kelab malam, diskotek mandi uap, rumah pijat, dan bar. Sedangkan jenis usaha seperti karaoke eksekutif dapat diselenggarakan mulai pukul 20.30 WIB sampai pukul 01.30 WIB.

"Untuk karaoke keluarga dapat diselenggarakan mulai dari pukul 14.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB," ujarnya.

Syaratnya, karaoke keluarga tidak boleh menyediakan pelayanan bar dan minuman beralkohol. Pemprov juga mengatur jam operasional usaha biliar atau bola sodok.

"Mereka yang berlokasi dalam satu ruangan dengan usaha karaoke pun bisa buka dari pukul 20.30 WIB sampai pukul 01.30 WIB," ujar Tinia.

Sementara yang berlokasi tidak dalam satu ruangan dengan bar, karaoke, dan kelab malam bisa buka sejak pukul 10.00 WIB sampai 24.00 WIB.

Kendati begitu, seluruh tempat hiburan malam tetap wajib tutup pada saat malam Nuzulul Qur'an, satu hari sebelum Ramadan, hari pertama Ramadan, hari pertama dan hari pertama Idulfitri. Selain itu, selama Ramadan, seluruh tempat hiburan dilarang memasang poster yang menunjukkan pornografi, pornoaksi, dan erotisme.

"Dilarang menimbulkan gangguan lingkungan, menyediakan hadiah dalam bentuk apa pun, dan dilarang menggelar judi," Pungkas dia.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HIBURAN MALAM
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 15-08-2018