DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Anies tak Boleh Sembarangan Jual Beli Rusunawa

Nur Azizah - 12 April 2018 07:15 wib
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat melempar wacana terkait kepemilikan rumah susun sewa (Rusunawa) menjadi rumah susun milik (Rusunami). Sayangnya, keinginan Anies memenuhi hunian untuk warga itu terganjal aturan tentang rumah susun sebagai aset pemerintah daerah. 

Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta, Agustino Darmawan mengaku belum mendapat arahan langsung dari Anies.

"Jadi maksudnya siapa yang taat membayar 20 tahun dia berhak mendapatkan Rusunawa jadi Rusunami. Tapi saya kan belum dapat perintah dari Pak Gubernur," tutur Agustino di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 11 April 2018.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menanggapi keinginan mantan Menteri Pendidikan itu. Ia mewanti-wanti Anies tak sembarang menjual aset pemerintah.

Pasalnya, Rusunawa dibangun menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Selain itu, Rusunawa juga dibangun di atas tanah milik Pemprov DKI.

"Aset itu enggak bisa sembarangan dijual. Harus melalui persetujuan dewan dan Kementerian Keuangan. Enggak boleh begitu saja," tandas dia.

(Baca juga: Pemprov DKI Batal Membangun 250 Ribu Rusun)

Skema mengalihkan Rusunawa menjadi hak milik penghuninya, dikenal dengan istilah sewa-beli. Pada ayat (3) Pasal 45 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rusun menyebut sewa-beli hanya bisa diterapkan pada rumah susun negara.

Adapun definisi rumah susun negara dalam Pasal 1 yakni, "rumah susun yang dimiliki negara dan berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian, sarana pembinaan keluarga, serta penunjang pelaksanaan tugas pejabat dan/atau pegawai negeri." 

Sedangkan rumah susun umum atau rumah susun yang dibangun khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah hanya bisa dimiliki atau disewa. Dan rumah susun khusus atau rumah susun yang diselenggaran untuk kebutuhan khusus, hanya bisa dipinjam-pakai atau sewa. 

Wacana ini dilemparkan Anies saat Sidang Paripurna DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Anies ingin  memberikan Rusunawa kepada warga yang sudah bertahun-tahun menyewa.

"Kami akan perhatikan, termasuk juga mengenai pentingnya tahu memastikan bahwa semua warga Jakarta mendapatkan akses pada perumahan. Ini juga menjadi perhatian kami. Memang kami ingin menyiapkan agar semua punya kesempatan, bahkan mereka yang baru bisa menyewa, disiapkan skema agar suatu saat mereka bisa memiliki rumah yang mereka sewa," tutur Anies dalam pidatonya saat itu.

(Baca juga: Mulai 16 April Warga Bisa Pesan Rusunami DP Rp0)
 


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG RUSUNAWA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 25-09-2018