DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 14.332.438.005 (21 AGUSTUS 2018)

KPAI Minta Tempat Wisata Miliki Layanan Pusat Informasi

Intan Yunelia - 12 Juni 2018 17:01 wib
Ilustrasi--Antara/Akbar Nugroho Gumay
Ilustrasi--Antara/Akbar Nugroho Gumay

Jakarta: Insiden kehilangan dan anak terpisah dari orang tuanya lazim dijumpai di tempat-tempat pariwisata. Apalagi di momen libur panjang, tempat pariwisata dibanjiri pengunjung. 

Demi mengantisipasi hal itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Sosial dan Anak Susianah Affandy meminta tempat wisata menyediakan sarana pusat informasi. Dengan adanya layanan ini insiden anak hilang dan terpisah dari orangtuanya lebih cepat tertangani. 

"Kalau misalnya anak tersebut terpisah dengan orangtuanya dia harus berhubungan dengan siapa itu harus jelas," kata Susianah di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Juni 2018.

Baca: Orang Tua Harus Jeli Pilih Tempat Wisata untuk Anak

Apalagi lokasi wisata luar ruangan seperti pantai, rawan terjadi insiden anak hilang. Pusat informasi mempermudah orangtua kemana mereka harus melapor saat kehilangan anaknya.

"Wisata pantai itu sampai jutaan orang berkumpul disitu pada saat anak terpisah dengan orangtua maka fasilitas pariwisata ini harus memberikan informasi jelas di mana anak ini harus pergi ke mana," ucap Susi.

Begitu pun dengan pelayanan keamanan diminta untuk dibersiap siaga di lokasi pariwisata. Mereka harus bersiaga di setiap titik dalam jarak beberapa meter. 

Sebelum memilih untuk berlibur ke wisata outdoor orangtua harus memberikan kesiapaan kepada anak. Entah itu berupa memberikan identitas kepada anak, pun juga memberitahukan di mana letak pusat layanan informasi. 

"Orang tua juga harus mempersiapkan memberikan guidance untuk menghindari yang tidak diinginkan," pungkasnya.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG RUANG PUBLIK ANAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 21-08-2018