DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Sandiaga: Penataan Kota Harus Serap Aspirasi Masyarakat

M Sholahadhin Azhar - 16 April 2018 17:54 wib
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta ingin penataan Ibu Kota tak mengedepankan keinginan pemerintah daerah saja. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut, aspirasi masyarakat perlu didengarkan dalam penataan kota, seperti Kampung Akuarium, Jakarta Utara.

"Kita ingin ini jadi model bahwa ke depan penataan harus menangkap aspirasi masyarakat. Kita ke depan akan kita bangun segera, apa yang masyarakat inginkan. Nanti kita temukan kesepakatannya lalu kita eksekusi untuk pembangunan," kata Wakil Gubernur Sandiaga Uno di Jakarta Timur, Senin, 16 April 2018.

Sandi menilai, Pemprov DKI perlu mendengarkan keinginan masyarakat untuk urusan tata kota. Komitmen ini pun mendapatkan apresiasi dari Universitas Copenhagen, Denmark.

"Mereka menyatakan hal ini pertama kali terjadi di Indonesia, khususnya di Asia Tenggara. Pola penataan yang menangkap aspirasi warga sebagai city 4.0 partisipatif kolaboratif," imbuh Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, penataan Kampung Akuarium terus berlanjut. Pemprov DKI akan terus mendengarkan aspirasi masyarakat sekitar. Keterlibatan masyarakat ini diharapkan menjadi aksi strategis dan contoh bagi lokasi lain.

Intinya, Sandiaga menginginkan adanya penataan yang tak hanya mengedepankan keinginan pemerintah provinsi. "Kita garapkan ke depan pertama adalah pemetaan bagaimana keadaan masyarakat di sana, sesuai enggak faktor ekonominya, faktor sosial dan pendidikan," pungkas Sandi.


(DRI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TATA KOTA DKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 16-12-2018