Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.641.144.273 (17 JULI 2018)

Diabaikan Nadiem, Pengendara Gojek Ancam Demo Besar-besaran

Muhammad Al Hasan - 16 April 2018 15:45 wib
Sopir Gojek berunjuk rasa di depan kantor GoJek Indonesia di Pasaraya Grande, Blok M, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Muhammad Al Hasan
Sopir Gojek berunjuk rasa di depan kantor GoJek Indonesia di Pasaraya Grande, Blok M, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Muhammad Al Hasan

Jakarta: CEO Gojek Indonesia, Nadiem Makarim, tak menggubris demonstrasi perwakilan sopir mitra Gojek di depan kantornya. Nadiem tak acuh dengan permintaan sopir yang ingin membahas mengenai tarif.

"Bila memang Nadiem tak mau bertemu dengan perwakilan, ke depan kita akan kerahkan sebanyak-banyaknya driver online," kata Kordinator Aksi, Alexander AS, di depan kantor Gojek, bilangan Blok M, Jakarta Selatan, kepada Medcom.id pada Senin 16 April 2018.

Sopir Gojek yang menamakan diri Koalisi Kendaraan Driver Online Indonesia (KKDO) berdemo di kantor Gojek menyuarakan sejumlah kegelisahan.

Mereka menilai kebijakan Gojek selama ini tidak menjamin kesejahteraan mitra. Tarif yang rendah dianggap tidak menutup modal.

"Tarif Rp15 ribu sudah didiskon jadi Rp9 ribu. Naiknya rombongan. Bikin rusak shockbreaker. Mereka tidak merasakan kami susah payah. Dilayani istimewa tapi argo bajaj," kata salah seorang driver yang berorasi menyuarakan kegelisahannya.

Namun, para demonstran belum menentukan kapan aksi lanjutan dilakukan. Mereka juga belum bisa memerinci jumlahnya.

Baca: Nadiem: Go-Jek Tumbuh Pesat karena Berdiri di Indonesia

Sebelumnya, pedemo mendatangi kantor Grab Indonesia, di Kuningan, Jakarta Selatan. Di sana, seorang pedemo menyuarakan untuk membuat aplikasi sendiri.

"Tanpa kita mereka tidak jalan. Kalau mereka tidak memenuhi tuntutan, kita akan membuat aplikasi sendiri. Nanti temen-temen bisa seperti Nadiem Makarim," kata salah satu orator saat berorasi di atas mobil komando.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG GOJEK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-07-2018