Yusril: Pihak yang Wanprestasi Bisa Digugat

Whisnu Mardiansyah - 13 Januari 2018 17:15 wib
Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra--Antara/Agus Bebeng
Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra--Antara/Agus Bebeng

Jakarta: Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra meminta Pemprov DKI tak membatalkan sepihak hak guna bangunan (HGB) Pulau C,D dan G. Sebab, ada perjanjian hukum yang harus dipatuhi antara Pemprov dan pihak pengembang, dalam hal ini swasta. 

Menurut Yusril, penerbitan HGB dilandasi perjanjian hukum antara pihak pengembang dan Pemprov DKI. HGB tak mungkin bisa terbit tanpa dan rekomendasi dari Pemprov DKI selaku pemegang hak pengelolaan lahan (HPL).

"Kalau sekiranya HPL tidak dikeluarkan, HGB tidak dikeluarkan, IMB tidak diterbitkan. Yang wanprestasi siapa? Karena yang wanprestasi itu bisa digugat oleh pengembang," kata Yusril dalam diskusi 'Reklamasi atau Investasi' di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 13 Januari 2018.

Baca: Pembatalan HGB Pulau Reklamasi Jangan karena Janji Kampanye
 
Ia menyarankan, Pemprov bersama stake holder lainnya duduk bersama menengahi persoalan ini. Sebab, jika pemprov DKI ngotot ada peluang pihak pengembang memiliki hak mendapatkan ganti rugi.

"Kalau ganti rugi, yang dibebankan ya Pemda DKI. Pemda DKI kan harus membayar dengan APBD. Kalau bayar pakai APBD kan jadi beban bagi seluruh rakyat juga," ujarnya. 



Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengirimkan surat permohonan bernomor 2373/-1.794.2 ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk membatalkan seluruh HGB yang diberikan kepada pihak ketiga atas seluruh pulau reklamasi.

Alasannya, Pemprov DKI Jakarta tengah mengkaji kebijakan serta pelaksanaan reklamasi. Kajian itu, kata Anies, perlu dilakukan karena banyaknya masukan dari masyarakat dan para ahli terkait reklamasi.

Permohonan pembatalan HGB ini juga merupakan kelanjutan sikap Pemprov DKI Jakarta yang sebelumnya menghentikan pembahasan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta (RTRKS Pantura).


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG REKLAMASI TELUK JAKARTA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 22-04-2018