Depok Tangerang Bekasi Belum Siap e-Tilang

Media Indonesia - 13 September 2017 06:51 wib
Petugas memasang CCTV di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/4/2016). Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Petugas memasang CCTV di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/4/2016). Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Metrotvnews.com, Depok: Polres Depok mengaku masih belum menerapkan sistem tilang secara elektronik (e-tilang) dengan memanfaatkan kamera circuit closed television (CCTV) seperti di Kota Surabaya, Jawa Timur. Minimnya jumlah CCTV disebut menjadi kendalanya.

"Kamera CCTV yang dipasang Dinas Perhubungan Kota Depok baru 17 unit. Dengan jumlah itu, mana bisa diberlakukan sistem tilang online," ucap Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Depok Komisaris Sutomo, kemarin.

Selain minim jumlah CCTV, lanjutnya, Depok juga sangat kurang penerangan jalan umum (PJU).

Ia berharap Pemerintah Kota Depok, dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Depok, memperbanyak lampu penerangan dan kamera CCTV di jalan-jalan protokol. Jika semua itu sudah siap, Depok bisa mengikuti jejak Surabaya yang sudah menguji coba penerapan sistem e-tilang.

"Kita sebenarnya ingin memberlakukan tilang model baru tersebut karena memang prosesnya tak banyak menyita waktu lewat persidangan. Ketika sudah terima surat, pengendara dapat langsung melakukan pembayaran denda lewat bank," kata Sutomo.

Sama halnya dengan Bekasi, Jawa Barat. Dinas perhubungan setempat mengaku belum memiliki fasilitas memadai untuk mengimplementasikan sanksi e-tilang.

Baca: e-Tilang untuk Pangkas Birokrasi

"Beberapa hari terakhir ini memang marak beredar kabar di media sosial bahwa simpang jalan Universitas Islam 45 berlaku tilang elektronik. Kabar itu bohong karena kita belum memiliki fasilitas pendukung yang memadai," kata Kepala Dishub Kota Bekasi Yayan Yuliana.

Belum dibahas

Di Kota Tangerang, Banten, Kepala Urusan Bidang Operasi Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Ajun Komisari Agus mengatakan sistem e-tilang masih belum bisa digunakan di kota itu karena belum pernah dibahas pihaknya dengan dinas perhubungan setempat. Padahal, di kota itu, saat ini telah terpasang 35 kamera CCTV.

"Sampai saat ini kami belum memberlakukannya karena memang belum ada pembicaraan dengan Dinas Perhubungan," kata Agus.

Ke-35 CCTV yang dipasang itu, kata Agus, hanya untuk memantau kepadatan arus lalu lintas atau kejadian lainnya sehingga petugas lalu lintas di lapangan bisa segera datang ke lokasi.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TILANG ELEKTRONIK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-09-2017