DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.955.605.901 (19 SEP 2018)

Jubir Anies Diusir Pedemo

Intan Yunelia - 16 April 2018 15:15 wib
Puluhan warga berdemo di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 16 April 2018. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia
Puluhan warga berdemo di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 16 April 2018. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia

Jakarta: Utusan Gubernur DKI Anies Baswedan mencoba menemui pedemo di depan Balai Kota DKI Jakarta. Namun, kehadirannya ditolak massa.

Diketahui Anies mengutus Naufal Firman Yursak. Salah seorang juru bicara Anies Baswedan yang juga anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Kehadiran Firman langsung ditolak oleh seorang pedemo yang tengah berorasi melalui pengeras suara. Pedemo menuding kehadiran Firman hanya ingin memprovokasi suasana.

"Saya menghargai Anda sebagai pejabat. Masuk ke dalam Anda! Mundur!" teriak orator itu, di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018.

Mendapatkan penolakan, Firman langsung kembali masuk ke kantornya. "Semangat-semangat," ucapnya sambil berjalan.

Front Aksi Mahasiswa Jakarta Raya (FAM Jaya) berdemo di depan Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menuntut Gubernur Anies Baswedan merealisasikan janji kampanye yang dianggap masih jauh dari harapan.
 
Salah satu janji Anies yang dipertanyakan adalah pembangunan 250 ribu rumah susun atau rusun. Ketua Komisi B DPRD DKI Yusriah Zinnun mempertanyakan kebutuhan lahan untuk raturan ribu rusun itu. Program itu, kata dia, tidak digambarkan dengan jelas dalam revisi rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) DKI 2018-2022.

Baca: Anies: Pelajari Janji Kami
 
"Yang belum disampaikan adalah berapa kebutuhan lahan senilai Rp13 triliun itu? Lahan yang dibutuhkan ini dari mana? Pertumbuhan lahan belum digambarkan di RPJMD," kata Yusriah di gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin, 9 April 2018.

Pantauan Medcom.id, puluhan mahasiwa berorasi di depan Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Kepolisian pun berjaga-jaga mengawal pedemo.

"Anies berjanji akan menjalankan tugas sebagai gubernur selama lima tahun. Namun, Anda sudah melepaskan janji Anda," kata Koordinator FAM Jaya, Iwan.

Menurut dia, Anies tak lagi berkonsentrasi penuh memimpin Ibu Kota karena tergoda dengan Pilpres 2019. Imbasnya, baru enam bulan menjabat, banyak program-programnya berjalan tak sesuai harapan publik.


(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG DEMO MASSA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 20-09-2018