DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Konsep Dp Rp0 DKI bukan Rumah Tapak

Nur Azizah - 02 Maret 2018 07:55 wib
Rumah tapak Dp Rp0 di Rorotan, Jakarta Utara. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Rumah tapak Dp Rp0 di Rorotan, Jakarta Utara. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menerapkan progran DP Rp0 dengan konsep rumah tapak. Sebab, lahan di Jakarta sangat minim dan mahal.
 
Kepala Dinas Permukiman dana Perumahan Rakyat DKI Jakarta Agustino Darmawan mengatakan Pemprov hanya membangun hunian DP Rp0 secara vertikal. Selain menghemat lahan, harga jual per unit tak terlampau tinggi.
 
"Tidak memungkinkan (buat rumah tapak) karena tanah di DKI mahal sekali. Kalau di Rorotan (Jakarta Utara) tipe 45 saja harganya rata-rata Rp350 juta," kata Agustino saat dihubungi, Jakarta Pusat, Kamis 1 Maret 2018.
 
Agustino memastikan seluruh hunian DP Rp0 akan dibangun berkonsep rumah susun. Seperti hunian DP Rp0 yang sedang dibangun di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Baca: Hunian Dp Rp0 di Rorotan bukan Program DKI
 
"Pasti (vertikal). Kalau tapak, di mana? Itu Rorotan sudah paling ujung loh tapi harganya segitu (mahal)," imbuh dia.
 
18 Januari 2018, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meletakkan batu pertama pembangunan rusun. Program hunian DP Rp0 dibandrol Rp185 juta hingga Rp320 juta.
 
Rusun dengan harga Rp185 juta akan mendapatkan rumah susun milik (rusunami) dengan tipe 21. Sedangkan harga Rp320 juta akan mendapat rusunami tipe 36.
 
Rusunami bernama Klapa Village itu dibangun dua tower dengan tinggi 20 lantai.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HUNIAN DP 0%
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 17-12-2018