Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.659.184.273 (20 JULI 2018)

Evaluasi Sidak Gedung Tinggi di DKI Belum Rampung

M Sholahadhin Azhar - 17 April 2018 13:39 wib
Pemeriksaan sumur resapan. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Pemeriksaan sumur resapan. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta menginspeksi mendadak (sidak) 68 gedung di Sudirman-Thamrin pada 12 hingga 21 Maret 2018. Namun, evaluasi dari inspeksi terkait pemanfaatan dan pengelolaan air tanah itu belum rampung.

"Tentunya pimpinan nanti yang memberi penjelasan pada saatnya nanti. Evaluasi belum selesai, masih dibahas di tim," kata Kabid Pengawasan dan Penegakkan Hukum Dinas Lingkungan Hidup Mudarisin ketika dikonfirmasi Medcom.id, Selasa, 17 April 2018.

Menurut dia, evaluasi masih berada di tataran penyamaan persepsi. Pasalnya, ada lima tim yang turun ke lapangan menangani gedung yang berbeda-beda. Alhasil, perlu satu pandangan, misalnya mengenai izin pengelolaan air limbah (IPAL).

"Ada IPAL itu seperti apa, di lapangan seperti apa? Diupayakan supaya jangan bentrok (persepsi)," imbuhnya.

Dari sisi Dinas Lingkungan Hidup, Mudarsin menyebut sudah ada prosedur tetap dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) soal pelanggaran dalam masalah ini. Namun, hal tersebut perlu dikoordinasikan bersama tim sidak.

Baca: Anies Belum Periksa Sumur Resapan di Balai Kota DKI

"Prinsipnya mereka boleh membuang limbah itu kalau ada IPAL dan ada baku mutu. Tapi, kalau mereka kerja sama dengan pihak ketiga, maka yang mengelola ya pihak ketiga," sebut dia.

Sejauh ini, Mudarsin menyatakan seluruh pengelola gedung kooperatif. Mereka menyajikan data dan kondisi lapangan tanpa rekayasa. Dia juga mengklaim para pengelola gedung berterima kasih atas sidak Pemprov DKI.

"Mereka kooperatif, artinya mereka apa adanya. Mereka senang kalau ada temuan lalu mereka diberi masukan," tandas Mudarsin.





(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG AIR TANAH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-07-2018