DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.052.810.215 (14 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Sepekan, 595 Pengendara Motor Ditilang di JLNT Casablanca

Siti Yona Hukmana - 11 Juli 2018 11:48 wib
Razia di Flyover Kasablanka. Foto: MI/Ramdani.
Razia di Flyover Kasablanka. Foto: MI/Ramdani.

Jakarta: Pengendara sepeda motor di Jakarta seperti tak kapok melanggar lalu lintas. Buktinya, dalam sepekan, hampir 600 pengendara sepeda motor ditilang karena melintasi Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan.

"Sepekan, terjaring 595 sepeda motor yang melanggar di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca," kata Kasubdit pembinaan dan Penegakan Hukum ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 11 Juli 2018.

Pelarangan bagi motor untuk melewati JLNT Casablanca itu, kata Budiyanto, karena pembangunannya cukup tinggi. Memang dibangun dan diperuntukkan hanya untuk kendaraan roda empat (mobil).

"Tiupan angin relatif kencang dan cukup membahayakan bagi pengguna jalan khususnya sepeda motor. Sehingga dipasang rambu-rambu larangan melintas untuk sepeda motor," ungkap Budiyanto.

Baca: Polisi Putar Otak bikin Jera Pemotor Terobos JLNT Casablanca

Mengenai larangan tersebut, Budiyanto mengaku telah melakukan segala upaya. Salah satunya sosialisasi terhadap masyarakat.

"Ditlantas beserta para stakeholders sudah cukup maksimal memberikan upaya, baik kegiatan Preemtif, preventif, dan represif," jelasnya.

Upaya preemtif itu yakni sosialiasi terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan. Selain itu, lanjut Budiyanto, juga diberikan sosialisasi kampanye keselamatan, safety riding dan driving.

"Upaya preventifnya adalah penjagaan, patroli, pengaturan. Sementara upaya represif (kita berikan) penilangan atau teguran," terangnya.

Meski sudah melakukan tiga upaya itu, Budiyanto mengaku belum mampu membangun kesadaran terhadap masyarakat. Namun, ia akan terus mengimbau kepada pengendara motor untuk tidak melewati JLNT Casablanca tersebut.

"Sebagai informasi, sudah terpasang rambu-rambu larangan untuk sepeda motor melintas di jalan itu. Pengendara sepeda motor dapat menggunakan ruang lalu lintas jalan arteri yang berada disampingnya," pungkas Budiyanto.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TILANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 21-11-2018