Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Rumah Tapak tak Cocok dengan Skema Hunian Murah

Nur Azizah - 02 Maret 2018 10:47 wib
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Nur Azizah
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Nur Azizah

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum berniat menerapkan program DP Rp0 dalam bentuk rumah tapak. Rumah tapak tidak cocok menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
 
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, harga maksimal rumah bersubsidi dengan skema pembiayaan FLPP di Jakarta hanya Rp148,5 juta.
 
Skema itu telah diatur dalam aturan Kementerian PUPR Nomor 425/KPTS/M Tahun 2015 tentang Batasan Harga Jual Rumah yang Dapat Diperoleh Melalui Harga Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Sejahtera.
 
Sandiaga meminta waktu dua minggu untuk menyinkronkan program rumah tapak DP Rp0 milik PT Nusa Kirana di Rorotan, Jakarta Utara dengan aturan yang dimilikinya. Sandi butuh waktu untuk mencari skema pembayaran program tersebut. Sebab, PT Nusa Kirana tidak menggunakan skema FLPP.

Baca: Penawaran Pengembang Rumah DP Rp0 Ditolak Pemprov DKI
 
"Batasan (harga) yang ada di FLPP belum nyambung dengan program mereka. Kasih waktu satu sampai dua minggu untuk mencari (skema pembayaran)," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 2 Februari 2018.
 
Sandiaga akan mencoba inovasi lain agar skema yang ditawarkan pemerintah bisa memfasilitasi DP Rp0 dengan sistem rumah tapak seperti yang dilakukan PT Nusa Kirana.
 
Sandi mengapresiasi PT Nusa Kirana yang akan membangun rumah tapak DP Rp0. Menurutnya, program tersebut dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah.
 
"Saya mengapresiasi. Mereka murni dari swasta inisiatifnya ingin menghadirkan perumahan dengan harga terjangkau," kata Sandiaga.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HUNIAN DP 0%
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 21-06-2018