DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Sandiaga Kaget Dwi Jadi Dirut Jakpro

Muhammad Al Hasan - 12 Juli 2018 07:47 wib
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018. Foto: Medcom.id
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018. Foto: Medcom.id

Jakarta: Dwi Wahyu Darwoto menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Hal tersebut membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno kaget.

Sebab, Dwi memasukkan lamaran sebagai Dirut PT Jakpro tanpa sepengetahuan Sandi. "Saya kenal sama sekali lebih dari 10 tahun dan saya enggak tahu dia daftar di Jakpro," kata Sandi di Balai Kota, Kamis, 12 Juli 2018.
 
Sandi merasa senang mendapat orang sekaliber Dwi masuk ke dalam manajemen BUMD. Pasalnya Dwi memiliki latar belakang yang sangat baik. "Pak Dwi ini salah satu putra keuangan terbaik yang dimiliki di Indonesia bahwa dia lulusan STAN," terangnya.

Dwi pernah bekerja di BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dan PWC (Pricewaterhousecoopers). "Dia pernah mengambil beberapa perusahaan-perusahaan yang saya pernah ikut ambil bagian atau ikut andil hasil kerjanya sangat memuaskan," ucapnya.

Baca: Dirut Baru PT Jakpro Dekat dengan Anies-Sandi

Sandi mengatakan bahwa Dwi orang tepat yang dibutuhkan Pemprov untuk mengelola aset-aset Jakpro. Menurutnya, Jakpro sedang ingin fokus menggarap aset yang masih belum termanfaatkan secara maksimal.

"Kita kebetulan juga punya begitu banyak tanah-tanah yang perlu ditingkatkan kemanfaatannya. Kita perlu meningkatkan utilisasi dan optimalisasi daripada aset-aset yang ada di DKI yang nanti akan disensus aset dan ini Jakpro," terangnya.

Sandi ingin mendorong Jakpro untuk membangun infrastruktur-infrastruktur yang tidak bisa dikerjakan swasta. "Yang harus melalui penyertaan modal daerah," ujar Sandi.

Sebelumnya, Dwi mengaku dekat dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Salahuddin Uno. Namun, kedekatannya tak lebih dari seorang profesional.

Dwi mengenal Anies sejak progam Indonesia Mengajar. Program itu digagas Anies. Kala itu, Dwi sempat menjadi auditor program besutan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. Dwi juga mengenal baik dengan Sandi lantaran pernah mengaudit perusahaan PT Saratoga, yang didirikan Sandi.

"Jadi, ya pertemanan profesional saja. Dan saya yakin Pak Anies dan Pak Sandi juga pasti mempunyai value yang sama," tutur dia.

Mantan Direktur Manajemen Aset PT Pertamina ini mengaku memasukkan lamaran atas inisiatif sendiri. Dia menganggap langkah itu untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMPROV DKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 22-09-2018