Putra Jeremy Thomas Bermasalah karena Pesan Narkoba

Deny Irwanto - 17 Juli 2017 14:52 wib
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Axel Mathew, putra artis sinetron Jeremy Thomas, ditangkap polisi pada Sabtu 15 Juli 2017. Axel dicokok karena memesan narkoba dari bandar yang berada di Malaysia. Namun belakangan, Axel dilepas.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Axel sudah membayar pesanannya. "Ada lima pemesan, salah satunya anaknya Jeremy Thomas itu. Semua sudah transfer, inisialnya AMT. Pemesasanan 1.118 strip itu untuk dibagi-bagi, ada yang sekian strip sekian strip, itu sudah ada tersendiri," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin 17 Juli 2017.

Argo menjelaskan, Axel diketahui sebagai pemesan dari penangkapan dua warga Malaysia yang diduga sebagai bandar. Penangkapan dilakukan di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Jumat 14 Juli 2017.

Baca: Putra Jeremy Thomas Diduga Jadi Korban Penyekapan Oknum Polisi 

"Dari Soetta ada datang ke terminal 3 untuk mengecek, di sana ditemukan satu orang diamankan namanya JV. Dari JV berkembang ke DRW, sebagai dua tersangka pembeli dan pemilik," jelas Argo.
 
Dari pengakuan keduanya, polisi mendapat nama Axel sebagai salah seorang memesan. Argo menyebut, Axel memesan happy five seharga Rp1,5 juta.
 
Berbekal informasi tersebut, polisi melakukan penangkapan terhadap Axel di salah satu hotel kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu 15 Juli 2017. Namun Axel berusaha melarikan.
 
"Bukti transfer ada, sudah kita dapatkan. Anggota soetta melakukan penangkapan di hotel itu, karena dia lari, dia kita kejar, nah terjadi pergumulan itu," kata Argo.

Baca: Jeremy Thomas Laporkan Oknum Penganiaya Anak ke Propam Polri

Jeremy Thomas menyebut anaknya dianiaya polisi. Dirinya sudah melaporkan kasus itu ke Divisi Propam Polri.
 
"Pada saat kami saya bersama lawyer dan tim Jatanras mau masuk ke gedung, saya lihat putra saya turun bersama beberapa orang. Begitu saya dekati, kondisi putra saya sudah babak belur," kata Jeremy di Mabes Polri.
 
Dia membeberkan, anaknya sempat diborgol. Tapi, borgol itu bukan milik polisi, melainkan milik sekuriti hotel. Axel, kata dia, dipaksa mengaku memiliki narkoba. Jeremy menekankan, Axel bukan ditangkap karena narkoba, tetapi berupa diarahkan agar mengaku memiliki barang haram itu.
 
" Faktanya, tidak ada barang bukti apa-apa. Dia clear dan tidak tersangkut dengan yang nama-nama barang tersebut dan dia itu dipulangkan sama mereka gara-gara mereka pikir ya enggak ada apa-apa," jelas Jeremy.
 


(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENYEKAPAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 24-11-2017