Pengunggah Video Porno HN Masih Buron

Deny Irwanto - 08 November 2017 14:25 wib
Ilustrasi. Foto: MTVN/Rakhmat Riyandi
Ilustrasi. Foto: MTVN/Rakhmat Riyandi

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi masih memburu pengunggah video porno yang diduga diperankan HF dan HN. Polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi termasuk pemeran di video mesum itu.
 
Kapolres Depok, Kombes Herry Heryawan mengatakan, hari ini pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap laki-laki yang berada di dalam video. Sedangkan untuk pemeran perempuan yang diduga bernama HN, polisi akan memeriksanya besok.

Baca: Polisi Bakal Panggil Pemeran Video Porno yang Viral di Medsos

"InsyaAllah besok kita akan melakukan pemeriksaan kembali terhadap HN. Yang paling saya tekankan di sini, mereka ini kan korban, jadi kita tetap mencari tahu siapa yang mengedarkan itu," kata Herry di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu 8 November 2017.
 
Dia mengungkapkan, pengunggah video tersebut sudah melakukan tindak pidana dengan menyebar video porno. "Kita masih mencari dan melakukan koordinasi dengan cyber untuk mengetahui siapa yang mengedarkan, mengunduh pertama kali. Kita kenakan UU ITE," kata Herry
 
Penjelasan Kampus

Baca: Video Porno Diduga Alumni UI Diusut 

Kantor Humas dan Komunikasi Informasi Publik Universitas Indonesia, Rifelly Dewi Astuti mengatakan, pihaknya sudah mengecek nama pelaku video porno yang meresahkan itu. Hasil pengecekan, kata Rifelly, pemeran di video porno itu merupakan alumni dan sudah tidak tercatat sebagai mahasiswi UI.
 
"Sebagaimana tercantum di berbagai judul video. Segala akibat yang dihasilkan dari beredarnya video tersebut maka akan menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan," kata Rifelly kepada Metrotvnews.com.
 
Sebuah video yang mempertontonkan adegan persetubuhan diduga terjadi di Depok, viral di media sosial. Video berdurasi lima menit itu meresahkan lantaran tersebar di media sosial dan grup aplikasi pesan singkat.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PORNOGRAFI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 17-12-2017