Ribuan Mobil Mewah Menunggak Pajak

Nur Azizah - 12 Januari 2018 19:15 wib
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjukan beberapa foto mobil mewah yang menunggak pajak. Foto: Nur Azizah/Medcom.id
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjukan beberapa foto mobil mewah yang menunggak pajak. Foto: Nur Azizah/Medcom.id

Jakarta: Sebanyak 1.293 mobil mewah belum membayar pajak kepada Pemprov DKI Jakarta. Dari jumlah itu, 744 mobil atas nama pribadi dan 549 atas nama badan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, total jumlah pajak yang harus dibayar sebesar Rp44,9 miliar. Anies pun geram lantaran penunggak pajak berasal dari kalangan orang kaya.

"Yang belum bayar pajak kendaraan di atas Rp1 miliar itu memiliki kemampuan ekonomi yang amat tinggi. Jadi tidak ada kesulitan untuk bayar pajak," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 12 Januari 2018.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini tak akan membiarkan pemilik mobil mewah bebas menikmati fasilitas jalan di Ibu Kota. Anies menegaskan bakal mengejar para penunggang pajak. 

"Ini sesuatu yang tidak bisa kita diamkan. Ini akan kita kejar terus. Kita minta semua tunaikan kewajiban bayar pajak," ujar dia.

Anies juga mengaku heran. Pasalnya, terdapat mobil yang terdaftar dalam dua nama yakni atas nama pribadi dan badan. Salah satu jenis mobil yang menunggak paling banyak adalah Mercedes Benz, berjumlah 210 kendaraan. 

"Lalu Porsche sebanyak 146 kendaraan. Kemudian Lamborghini sebanyak 23 mobil dengan total pajak Rp103 miliar," ungkapnya.

Anies berniat mengunggah daftar mobil mewah penunggak pajak ke situs Pemprov DKI. Dengan begitu, ia berharap masyarakat lebih taat membayar pajak.

"Nanti kita umumkan merk mobil dan nomor polisinya. Bila Anda lihat di jalan, maka anda akan tahu bahwa kendaraan itu lalu lalang di kota ini dan tidak menunaikan pajaknya," kata Anies.


(AZF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PAJAK KENDARAAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 21-04-2018