DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.968.610.192 (19 AGUSTUS 2018)

Dompet Dhuafa Bantu TPA di Kawasan Marginal

- 14 Februari 2018 20:22 wib
Kegiatan pengajian di TPA Al-Hidayah, Cakung, Jakarta Timur. Foto: Dompet Dhuafa
Kegiatan pengajian di TPA Al-Hidayah, Cakung, Jakarta Timur. Foto: Dompet Dhuafa

Jakarta: Sudah tujuh tahun, Rusi, 48, mengabdikan diri membina dan mendidik anak-anak pemulung di Taman Pendidikan Alquran (TPA) Al-Hidayah yang terletak di wilayah Kampung Rawabadung, Jatinegera, Cakung, Jakarta Timur. Dia tak mengharapkan bayaran. Kerja sosialnya semata sebagai bentuk keprihatinan terhadap masa depan anak-anak yang putus sekolah.

Rusi juga tak kuasa membiarkan stigma negatif disematkan kepada anak-anak pemulung. Kaum marginal itu kerap disebut orang tak berpendidikan, malas, dan miskin.

"Hal-hal itu yang menggerakkan saya untuk mendedikasikan diri membina moralitas generasi bangsa dengan menyelenggarakan kegiatan pengajian," kata Rusi, Rabu, 14 Februari 2018.

Rusi bersama suaminya, Suharlan, 50, mendirikan TPA Al-Hidayah pada 2011. Rusi fokus mengajarkan anak-anak pemulung mengaji di sebuah musala berdinding triplek. Musala itu hasil swadaya para pemulung.

Anak didiknya berasal dari Kampung Rawabadung RT 010/06 yang notabene merupakan kampung pemulung. Kini, ada 63 anak yang masih aktif mengikuti kegiatan di TPA Al-Hidayah.

Baca: Senyum Kebahagiaan Pemulung

Di TPA tersebut, anak-anak tidak hanya diajarkan mengaji, namun juga dididik mental dan  rohaninya dengan pembelajaran menyenangkan (fun education).

Alih-alih dipungut biaya, anak didiknya justru diberi hadiah seperti alat tulis. Hadiah-hadiah itu merupakan hibah dari sejumlah donatur, baik pribadi maupun lembaga.

“Dari Selasa sampai Kamis kami rutin mengajar ngaji di sini. Senang rasanya melihat anak-anak bisa mengaji," kata ibu dua anak itu.

Bina Marginal

Untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga dan membiayai sekolah anak-anaknya, Rusi dan Suharlan berdagang Soto Ayam di depan rumahnya. Terkadang, keuntungan bisnisnya digunakan untuk menggerakkan kegiatan belajar mengajar.

Kegiatan sosial yang Rusi dan Suharlan ini lantas dibidik Dompet Dhuafa. Melalui program Bina Marginal, Dompet Dhuafa memberi dukungan berupa sarana dan prasarana seperti papan tulis, meja belajar, Alquran, iqra, serta kerudung.

Bina Komunitas Marginal Dompet Dhuafa adalah layanan dakwah komunitas yang difokuskan membina beberapa komunitas marginal. Program ini diberikan kepada para pegiat sosial di wilayah Jabodetabek.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG DOMPET DHUAFA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-08-2018