DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Sekda DKI: BKN Tak Bisa Menunda Pensiun

Nur Azizah - 07 Agustus 2018 23:46 wib
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah

Jakarta: Polemik pencopotan sejumlah pejabat DKI Jakarta terus bergulir. Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah bersurat pada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menunda surat keputusan (SK) pensiun para pejabat tersebut.

Pemprov DKI menyatakan KASN tak bisa sembarangan memberikan rekomendasi pada BKN. Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menyampaikan, SK pensiun tidak boleh ditunda.

"Ya mana ada SK ditunda. Surat pengajuan pensiun sudah ada di BKN. Mana ada pensiun ditunda," kata Saefullah di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Agustus 2018.

Saefullah berpendapat masa pensiun PNS adalah 58 tahun. Menurutnya, seluruh pejabat yang dicopot sudah memenuhi usia tersebut.

"Jadi, ini bukan masalah sepakat atau tidak sepakat (SK pensiun ditunda). Orang usianya sudah lebih 58 tahun masa sepakat," ungkapnya.

Baca: Pejabat yang Dicopot Anies tak Dapat Gaji Bulan Ini

Saefullah menyampaikan proses pensiun pejabat DKI sudah sampai ke tangan BKN. Tak lama kemudian rekomendasi KASN muncul dan mengerem proses tersebut.

Pendapat lain muncul dari Komisioner KASN I Made Suwandi. Ia menyatakan telah bersurat pada BKN untuk menunda proses pensiun para pejabat tersebut. 

BKN menyatakan setuju. Artinya, lanjut dia, seluruh pejabat yang dipensiunkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih berstatus sebagai PNS DKI.

"BKN setuju untuk menunda dan tidak diproses dahulu. Kalau gitu kan logikanya Pemprov DKI Jakarta harus menggaji mereka," kata Suwandi.

Sedangkan, seorang eks Kepala Dinas DKI Jakarta mengeluh tak mendapat gaji. Padahal, BKN belum memutuskan masa pensiun pejabat tersebut.


(AZF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMPROV DKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 20-10-2018