DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.968.610.192 (19 AGUSTUS 2018)

Sandi Meminta Kata Naturalisasi dan Normalisasi tak Dibenturkan

Sunnaholomi Halakrispen - 11 Februari 2018 07:28 wib
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Sunnaholomi Halakrispen/Medcom.id
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Sunnaholomi Halakrispen/Medcom.id

Jakarta: Perbedaan pernyataan antara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno soal penataan sungai di Ibu Kota menjadi polemik. Anies menggunakan kata naturalisasi, sedangkan Sandi dengan normalisasi.

Namun, Sandi meminta perbedaan pernyataan itu tak lagi dibenturkan. "Ke depan Pak Anies dan kita semua sepakat tidak digembor-gemborkan antara pernyataan naturalisasi atau normalisasi," kata Sandi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Harapan Mulia, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu, 10 Februari 2018. 

Baca: Naturalisasi Sungai ala Anies vs Normalisasi versi Sandi

Sandi mengatakan, baik dirinya maupun Anies sama-sama ingin penataan di kawasan sungai ke depan lebih baik. Pemprov DKI, kata dia, akan melibatkan warga dengan berdialog untuk mencari solusi bersama. Dengan begitu, ia yakin masyarakat akan mendukung apapun rencana Pemprov DKI. 

Sandi mengaku akan mendalami sistem penataan bantaran sungai sesuai dengan kearifan lokal masing-masing. Sebab, ia menyebut setiap wilayah memiliki pandangan yang berbeda dalam penataan ini.

"Ada beberapa daerah yang bisa sheet piles kan. Ada beberapa daerah yang bisa pakai bronjong, ada beberapa daerah yang bisa ditanami, ada beberapa juga yang harus mengalami revitalisasi total," ujar Sandi.



(AZF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NORMALISASI SUNGAI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-08-2018