Larangan Pemotor Melintasi Jalan Jatibaru Salahi Aturan

- 09 Februari 2018 15:00 wib
Jalan Jatibaru, Tanah Abang. Foto: MI/Rommy.
Jalan Jatibaru, Tanah Abang. Foto: MI/Rommy.

Jakarta: Kebijakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang melarang sepeda motor melintas di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, dinilai menyalahi aturan. Sebab, kebijakan itu tidak memiliki landasan hukum yang kuat.
 
“Pertama, penutupan jalan itu hanya berdasarkan perintah lisan. Kedua, penutupan itu justru melanggar UU Lalu Lintas dan Angkutan Umum. Ketiga, mengalihfungsikan jalan untuk PKL itu melanggar Perda Ketertiban Umum,” kata Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat, 9 Februari 2018
 
Selain itu, kebijakan itu diambil tanpa melibatkan DPRD dan Polda Metro Jaya. Bahkan, kepolisian memberikan rekomendasi agar Jalan Jatibaru difungsikan kembali.
 
“Jadi siapa yang mau menilang? Polisi? Enggak mungkin, mereka justru merekomendasikan agar membuka jalan Jatibaru secara permanen. Menurut data polisi, penutupan itu berimbas pada kemacetan,” ujarnya.
 
Menurut Yuke, para pengendara berada di posisi yang benar dan dilindungi UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca: Dirlantas: Penutupan Jalan Jatibaru Ganggu Lalu Lintas
 
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, tidak mau berkomentar soal permintaan Wagub Sandiaga Uno agar dilakukan penindakan kepada kendaraan pribadi yang melintasi Jalan Jatibaru. “Silakan konfirmasi ke Dishub,” jawabnya singkat.
 
Pengamat Transportasi Azas Tigor Nainggolan menyebut permintaan Sandiaga sangat aneh. Sebab, sanksi harus dimuat dalam suatu aturan. “Bikin dong aturannya dulu. Setelah itu baru terapkan aturan itu. Kalau cuma lisan bagaimana menjadikannya dasar hukum,” kata Tigor.
 
Selain itu, hanya polisi yang berwenang menilang pengendara. Dia menyarankan Pemerintah DKI melibatkan kepolisian sebelum membuat kebijakan.
 
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta pengendara kendaraan pribadi yang melintasi Jalan Jatibaru ditindak.
 
Jalan Jatibaru Tanah Abang sejak Sabtu, 3 Februari, sudah kembali dibuka. Namun, hanya angkot yang mendapat izin kembali beroperasi di Jalan Jatibaru. Kanyataannya, banyak kendaraan lain yang menerobos jalur itu, utamanya sepeda motor.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TANAH ABANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 24-05-2018