Warga Kali Pesanggrahan Minta Anies Contoh Jokowi

Whisnu Mardiansyah - 14 November 2017 15:11 wib
Wilayah pesanggrahan terendam banjir. Foto: Antara/Hafidz Mubarak
Wilayah pesanggrahan terendam banjir. Foto: Antara/Hafidz Mubarak

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi sinyal akan menertibkan permukiman warga yang ada di bantaran Kali Pesanggarahan, Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Warga berharap pemerintah memberikan ganti rugi yang setimpal.
 
Ketua RT 17 RW 05 Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Ubah Sobari mengatakan, program normalisasi sungai sudah disosialisasikan sejak era Gubernur Joko Widodo. Saat itu, Jokowi menawarkan warga kompensasi atas tanah dan bangunan milik mereka.

Baca: Warga Bantaran Kali Pesanggrahan Tagih Janji Anies

Dalam sosialisasi tersebut, bantaran sungai sisi sebelah timur di wilayah RW 05 akan terkena dampak penggusuran selebar 25 meter. 9 meter di antaranya akan dibangun jalan inspeksi. Saat itu, Jokowi menjanjikan warga akan mendapatkan kompensasi ganti untung atas tanah dan bangunan warga.
 
"Penggusuran tidak akan merugikan masyarakat. Ada penggantian untung," kata Ubay kepada Metrotvnews.com di kediamannya RT 17 RW 05 Kampung Baru, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Selasa 14 November 2017.
 
Seiring pergantian era gubernur di masa Basuki Tjahaja Purnama, kebijakan kompensasi ganti untung ditiadakan. Berkaca pada kasus relokasi di wilayah lain, Ubay beserta warga lainya khawatir akan direlokasi ke Rumah Susun Sewa (Rusunawa).
 
Rencana relokasi terus mengemuka di era Gubernur Ahok. Namun, rencana itu tak pernah terwujud. "Kalau mau direlokasi ke rusun, rusun yang mana. Di Jakarta Selatan enggak ada rusun," ujar Ubay.

Baca: Kali Pesanggrahan Mendangkal

Kepemimpinan beralih ke Gubernur Anies Baswedan, Ubay berharap Anies kembali menerapkan kebijakan Joko Widodo terkait kompensasi dampak proyek normalisasi. "Kami berharap program Pak Jokowi diterapkan Anies. Program ganti untung," ujar Ubay.
 
Anies menegaskan bakal menertibkan bangunan yang menyebabkan banjir dan terbukti ilegal. Dia geram karena kawasan Jakarta Selatan kembali banjir, kemarin.
 
"Kalau melanggar harus ditertibkan dong," kata Anies.




(FZN)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 21-11-2017