Makna Angka 3 Bima Arya-Dedie

Rizky Dewantara - 13 Februari 2018 18:07 wib
Arya Bima bersama tim pemenangan Pilwalkot Bogor 2018. (Medcom.id/Rizky Dewantara)
Arya Bima bersama tim pemenangan Pilwalkot Bogor 2018. (Medcom.id/Rizky Dewantara)

Bogor: Pasangan calon petahana Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto-Dedie Rachim mendapatkan nomor urut tiga, usai pengundiang nomor urut Pilwalkot Bogor 2018, di Ballroom SKI Tajur, Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Jawa Barat, Selasa 13 Februari 2018. 

Arya mengaku bersyukur mendapat nomor urut tiga. Dia berencana langsung memperkenalkan nomor urut miliknya agar dikenal masyarakat. 

"Nomor apa saja saya anggap baik. Kalau ditanya filosofinya pasti setiap nomor masing-masing memiliki makna tersendiri. Termasuk angka tiga juga memiliki filosofi yang sangat positif," ungkap Bima. 

Bima menuturkan, Pilkada adalah ajang adu gagasan, Menang atau kalah, kata dia, bukan tergantung nomor urut melainkan kerja tim pemenangan di lapangan dalam memenangkan kandidat. 

Sementara kata Dedie, angka tiga memiliki makna pemersatu. Seperti yang tercantum dalam Pancasila, sila ketiga adalah Persatuan Indonesia. 

"Memiliki maksud mengutamakan persatuan atau kerukunan bagi seluruh warga yang mempunyai perbedaan agama, suku, bahasa, dan budaya. Sehingga tetap satu atau disebut dengan Bhineka Tunggal Ika," ujar mantan pejabat KPK itu.

Selain pemersatu, kata Dedie, angka tiga juga bermakna sebagai perekat dan simbol persahabatan. 

"Pilkada ini bukan sekadar mencari lawan atau musuh-musuhan karena pada dasarnya mimpi kita sama untuk membangun Kota Bogor," pungkasnya.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 24-05-2018