DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 41.348.051.099 (17 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Cagub Sulsel Dituntut Tekan Kesenjangan Ekonomi

Andi Aan Pranata - 13 Februari 2018 17:18 wib
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan menetapkan nomor urut empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, di Hotel Four Points Makassar, Selasa, 13 Februari 2018. Medcom.id.Andi
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan menetapkan nomor urut empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, di Hotel Four Points Makassar, Selasa, 13 Februari 2018. Medcom.id.Andi

Makassar: Jelang Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2018, kandidat kepala daerah ditantang menekan tingkat kesenjangan ekonomi masyarakat. Saat ini pertumbuhan ekonomi provinsi cenderung tinggi, namun hanya dirasakan sebagian orang.

Masalah itu menjadi sorotan lembaga riset Institute for Development of Economic and Finance (INDEF), yang diungkapkan di sela pengundian nomor urut Paslon Gubernur Sulsel di Makassar, Selasa 13 Februari 2018.

“Ekonomi Sulsel yang rata-rata 7 persen, termasuk selalu di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Yang jadi persoalan, pertumbuhan tersebut hanya di sebagian daerah,” kata Direktur INDEF Enny Sri Hartaty di Hotel Four Points Makassar.

Bagi Enny, gubernur Sulsel di masa depan dituntut memperbaiki taraf eknomi masyarakat secara merata. Itu juga sesuai amanat konstitusi, yakni menciptakan dan mewujudkan kesejahteraan umum.

Enny mengatakan, harapan masyarakat Sulsel hampir sama dengan di daerah lain di Indonesia. Yang terpenting adalah terpenuhinya kebutuhan dasar sebagai manusia. Antara lain seputar makanan dan minuman, pekerjaan, maupun tempat tinggal.

Menurut catatan INDEF, kesenjangan di masyarakat Sulsel masih cukup memprihatinkan, berkisar 0,429. Ketimpangan ini dikhawatirkan akan berdampak pada tatanan sosial.

“Berbagai persoalan di belahan dunia terjadi karena ketimpangan sosial dan ekonomi. Menjadi tugas kita semua mencari solusi agar ketimpangan, khususnya kemiskinan bisa diatasi,” ujar Enny.

“Sulsel sebagai sentral di kawasan timur adalah masa depan Indonesia. Daerah ini akan menjadi harapan baru, karena Jawa sudah penuh dengan berbagai persoalannya,” dia melanjutkan.

KPU Sulsel menetapkan empat pasangan calon pada  Pilgub Sulsel tahun 2018.  Sesuai nomor urut, mereka adalah Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar; Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo; Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman; serta Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar.

Ketua KPU Sulsel Iqbal Latief mengibaratkan Pilgub Sulsel 2018 sebagai pertandingan yang sudah memasuki tahapan kualifikasi. Finalnya pada pemungutan suara, 27 Juni mendatang. Empat pasangan calon kini diberi kesempatan merebut simpati masyarakat melalui tahapan kampanye.

"Tantangan terbesar kami di penyelenggara pemilu adalah meningkatkan tingkat partisipasi pemilih, karena di dua pelaksanaan terakhir selalu menurun. Untuk itu kami mengajak para kandidat untuk ikut aktif bersosialisasi di masyarakat," kata Iqbal.


(ALB)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 19-10-2018