Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp RP2.681.945.402 (22 JULI 2018)

Dalami Dugaan Mahar Gerindra, Bawaslu Surati La Nyalla

- 13 Januari 2018 22:32 wib
Ilustrasi. Medcom/ Mohammad Rizal
Ilustrasi. Medcom/ Mohammad Rizal

Surabaya: Kontestasi Pilgub Jawa Timur diwarnai dengan dugaan permintaan mahar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada La Nyalla Mattalitti. Kasus ini pun membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur berencana mendalami politik uang tersebut.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi mengatakan pihaknya telah berkirim surat pada La Nyalla untuk mencari tahu kronologis peristiwa dugaan permintaan mahar oleh Partai Gerindra.

"Kami telah berkirim surat ke La Nyalla," kata Aang, Surabaya, Sabtu, 13 Januari 2018.

Meski La Nyalla bukan merupakan kandidat dalam Pilgub Jatim 2018 karena tak jadi diusung oleh Gerindra, namun, Bawaslu melihat kasus dugaan permintaan mahar ini perlu didalami karena dinilai telah mencoreng prinsip demokrasi di Indonesia.

Dalam kasus tersebut, kata Aang, setidaknya Bawaslu membutuhkan dua bukti yang harus dimiliki sebelum memberikan sanksi pidana dan administrasi.

Apabila La Nyalla terbukti telah memberikan uang tersebut pada Partai Gerindra, maka, baik pihak pemberi dan penerima akan dijatuhkan sanksi. Hal ini sesuai dengan peraturan yang tertuang dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, Pasal 187-B dan 187-C.

Lebih jauh, Aang menambahkan, partai yang terbukti menerima uang imbalan pada proses pencalonan kepala daerah, tidak akan diizinkan mengusung calon dalam Pilkada di kawasan tersebut dalam batas waktu tertentu. (Metro TV- Reno Reksa)


(SCI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 23-07-2018