Kampanye Jangan Sampai Memecah Belah Persatuan

Antara - 13 Februari 2018 16:16 wib
Ilustrasi--medcom.id
Ilustrasi--medcom.id

Pontianak: Pasangan calon beserta pendukung diminta menjaga dan mempererat persaudaraan memasuki masa kampanye pilkada. Masyarakat Kalimantan Barat diminta melakukan kampanye dengan tertib. 

"Kampanye yang dilakukan jangan sampai memecah belah persatuan dan kesatuan. Jangan berpikir sesaat tapi berpikirlah jangka panjang," kata Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kalbar, Irjen Pol (Purn) Erwin TPL Tobing, di Pontianak, Selasa, 13 Februari 2018.

Mantan Kapolda Kalbar ini meminta masyarakat berpikir cermat dan dapat memikirkan dampak yang ditimbulkan jika melakukan kampanye negatif.

Menurut Erwin, pasangan calon dalam berkampanye haruslah memaparkan program-program yang sudah dibuatnya. Kampanye pun tidak baik jika dilakukan dengan menghasut atau memojokkan pemeluk agama lain.

"Sampaikan ke masyarakat, apa program yang dikejar serta visi misinya. Jika ada yang menghasut dan memojokkan pemeluk agama lain, kapolda jangan ragu untuk bertindak tegas," ucapnya.

Baca: KPU Kalbar Minta Pasangan Calon Serahkan LHKPN

Pejabat Gubernur Kalimantan Barat Dodi Riyadmadji mengingatkan pemilihan kepala daerah tahun ini jangan sampai merusak silaturahmi antarmasyarakat. "Berbeda boleh, tapi jangan sampai merusak hubungan kita sebagai anak bangsa," kata Dodi.

Dodi juga mengingatkan, setiap warga negara memiliki kewajiban untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Begitu juga dengan penyelenggara pemerintah.

"Di momen pilkada ini perlu menjaga situasi yang sudah kondusif. Perlu juga bersikap kritis dan bijak guna menyaring segala berita yang berkenaan dengan pilkada serentak tahun ini," terang Dodi.

Baca: Daerah Perbatasan Jadi Fokus Strategi Karolin Menangkan Pilgub Kalbar

 
Dirinya menilai perlu disikapi secara bijak dan mencari kebenaran atas informasi yang beredar pada pemberitaan dan media sosial.

"Media sosial punya pengaruh yang besar dalam kehidupan berbangsa dan negara. Oleh karena itu, bijaklah dalam menyikapi setiap informasi yang diterima," katanya.

Dodi juga mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bersikap netral dan tidak memihak atau mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah.

"ASN harus netral, dari tahapan awal hingga pencoblosan nanti. Jangan karena ingin memenangkan pasangan calon lalu terlibat politik praktis," tukas Dodi.

(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILGUB KALBAR 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 24-05-2018