Bawaslu Gandeng Pemantau Pemilu Susun Kode Etik

Antara - 07 September 2017 13:09 wib
Ilustrasi--Bawaslu--MI/Mohamad Irfan
Ilustrasi--Bawaslu--MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan menggandeng pemantau pemilu dalam menyusun Kode Etik Pemantau Pemilu. Hal itu untuk mencegah terjadinya pelanggaran.

"Ini tentu menguatkan pengawasan pemilu," kata anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin di Jakarta, Kamis 7 September 2017.

Sinergi antara pengawas dan pemantau juga sebagai upaya pencegahan pelanggaran dalam pemilu. Terlebih jika pemantauan juga turut melibatkan masyarakat secara masif. "Pemilu 2019 yang dilakukan serentak, nantinya dapat dikawal dengan lebih baik," ucap Afifuddin.

Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jojo Rohi mengatakan, langkah pertama yang harus dilakukan Bawaslu terkait kolaborasi dengan pemantau adalah merumuskan hak dan kewajiban pemantau. Kemudian disusun dalam Kode Etik Pemantau Pemilu.

Ia juga menjabarkan beberapa tahapan yang dapat disinergikan antara pengawas dengan pemantau pemilu. Di antaranya tahapan pemutakhiran data pemilih, tahapan kampanye, serta pelaporan dana kampanye.

"Terutama pada saat verifikasi lapangan. Pemantau bisa melakukan verifikasi lapangan untuk data audit dana kampanye," tutur Jojo.

Terkait rencana kerja sama antara Bawaslu dan pemantau pemilu, Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR) Sunanto menilai pelibatan pemantau kelak dapat menciptakan pemilu yang lebih demokratis dan menekan kecurangan. "Selain itu, kerja sama dengan pemantau juga bentuk jaminan hak politik dan hak sipil warga negara," ujar dia.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 22-09-2017