Timses Tuding Publikasi Hasil Hitung Form C1 Meresahkan

Patricia Vicka - 17 Februari 2017 15:59 wib
Tangkapan layar situs KPU yang menampilkan hasil hitung Form C1. (Metrotvnews.com/KPU.go.id)
Tangkapan layar situs KPU yang menampilkan hasil hitung Form C1. (Metrotvnews.com/KPU.go.id)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Publikasi perolehan suara hasil pindai Form C1 oleh Komisi Pemilihan Umum dipermasalahkan oleh salah satu tim pemenangan kontestan Pilkada Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Protes muncul dari tim pemenangan pasangan calon nomor urut pertama Imam Priyono (IP)-Ahcmad Fadli (AF). Pengunggahan hasil hitung Form C1 di www.pilkada2017.kpu.go.id dianggap bisa menimbulkan keresahan. 

"Kami mempertanyakan KPU melakukan real count mendahului proses hitung manual. Dasarnya apa," ujar Ketua tim sukses paslon 1, Danang Rudiatmoko, saat konfrensi pers di Kantor DPC PDIP Kota Yogyakarta, Jalan HOS Cokroaminoto, Jumat 17 Februari 2017.

Hasil hitung Form C1 di laman resmi KPU menunjukkan, pasangan nomor dua, Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi unggul dengan 50,30 persen (100.332 suara). Sementara pasangan nomor satu, IP-AF mendulang 49,70 persen (99.143 suara).

Total surat suara yang masuk berjumlah 213.831 suara. Dari jumlah tersebut 14.356 diantaranya dianggap tidak sah. Data berdasar 794 TPS atau 100 persen di seluruh Kota Yogyakarta. Data masih mungkin ada perbaikan saat rekapitulasi di tingkat atasnya.

Hitung Form C1, Petahana Bupati Takalar Kalah Tipis


Danang menilai publikasi hasil suara itu merugikan. Sebab, membangun opini dan keresahan masyarakat sebelum hasil manual resmi diumumkan KPU.

Danang menegaskan, pihaknya meyakini paslon 1 masih lebih unggul dibandingkan paslon nomor urut dua.

Sementara Ketua tim kampanye paslon nomor 2, Muhammad Sofyan puas dengan hasil sementara yang tayang di laman resmi KPU. Sofyan yakin hasil real count tersebut mendekati hasil hitung manual KPU.

"Kami pantau hasil scaning KPU di web hasilnya enggak jauh beda dengan yang tim kami hitung di PPK. Hasilnya Haryadi-Heru unggul," kata Sofyan di rumah tim sukses, di Jalan Brigjen Katamso, Yogyakarta.

Ketua KPU Kota Yogyakarta Wawan Budianto mengatakan perhitungan sementara yang diunduh di website sudah sesuai dengan permintaan KPU pusat. Hal itu adalah bentuk transparansi laporan hasil pilkada pada masyarakat.

"Yang dipindai di laman hanya sementara. Hasil akhirnya tetap menunggu rekap manual dari kami. Kami minta masyarakat bersabar menunggu pengumuman dari kami," tegasnya.


(SAN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017