Polda Metro Diperbantukan Jaga Keamanan Banten

Dheri Agriesta - 17 Februari 2017 14:46 wib
Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin menjawab pertanyaan wartawan usai mengunjungi Ponpes Buntet di Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (25/11/2016). Foto: Antara/Imi Al Ghozali
Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin menjawab pertanyaan wartawan usai mengunjungi Ponpes Buntet di Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (25/11/2016). Foto: Antara/Imi Al Ghozali

Metrotvnews.com, Jakarta: Polri menetapkan status siaga satu untuk Provinsi Banten. Penetapan status itu atas pertimbangan hasil penghitungan suara kepala daerah yang berbeda tipis. Wakapolri Brigjen Pol Sjafrudin mengakui itu.

"Iya begitu, kan (hasilnya) lima puluh-lima puluh," kata Sjafrudin di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat 17 Februari 2017.

Sjafrudin mengatakan, pengamanan di sana menjadi tanggung jawab Polda Banten. Untuk memastikan keamanan, personel keamanan telah ditambah. Polda Metro Jaya bertugas membantu pengamanan di wilayah Banten.

Karena, kata dia, sebagian wilayah Polda Banten masih menjadi tanggug jawab Polda Metro Jaya. "Seperti Tangerang Kota," kata Sjafrudin.

Setidaknya, ada empat kompi personel yang diperbantukan untuk berjaga-jaga. Bantuan yang dikirim untuk mengantisipasi konflik yang terjadi akibat pilkada.

"Ini hanya antisipasi saja," kata dia.

Selain Banten, Sjafrudin mengatakan, daerah lain yang telah menggelar pemungutan suara relatif aman. Termasuk di Papua Barat dan Aceh.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pun tengah melakukan kunjungan di sejumlah daerah itu. "Kapolri kan ke Aceh, lalu Papua Barat, untuk meninjau," kata dia.

Dua lembaga survei yang melakukan hitung cepat Pilkada Banten 2017 tak berani memastikan pasangan pemenang. Selisih dua pasangan calon cukup tipis, tak sampai satu persen.

Lembaga survei Indobarometer menyatakan pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy memperoleh 50,53 persen suara. Sedangkan pasangan nomor dua Rano Karno dan Embay Mulya mendapatkan 49,97 persen suara.

Hasil tak jauh beda juga didapat Indikator Politik Indonesia. Hitung cepat Indikator Politik Indonesia menyebutkan pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy mendapatkan 50,32 persen suara. Sedangkan saingannya, Rano Karno dan Embay Mulya mendapatkan 49,68 persen suara.


(MBM)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 20-09-2017