Gus Yasin Tegang, Sudirman Dicecar Motivasi Nyagub

Mustholih - 12 Januari 2018 16:03 wib
Gus Yasin usai menjalani tes kesehatan di RSUP Dokter Kariadi, Semarang. Foto: Medcom.id/Mustholih
Gus Yasin usai menjalani tes kesehatan di RSUP Dokter Kariadi, Semarang. Foto: Medcom.id/Mustholih

Semarang: RSUP Dokter Kariadi, Semarang, menggelar tes kesehatan untuk seluruh kandidat gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah (Jateng) 2018. Bakal calon Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maemoen mengaku tegang saat tes wawancara.

"Pemeriksaan berjalan dengan lancar. Walaupun kita tegang, artinya banyak pertanyaan-pertanyaan yang memang hampir sama tapi harus bisa membedakan," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya, di RS Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 12 Januari 2018.

Menurut Gus Yasin, sesi wawancara bertujuan untuk menggali kemampuan para calon memecahkan segala persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat Jateng.  Tes kesehatan yang dijalani ke dua kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng hari ini mencakup tes kesehatan psikologi dan tes narkotika.

Tes psikologi diselenggarakan oleh psikolog dari Himpunan Sarjana Psikologi Indonesia dan tes narkotika dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Secara keseluruhan, Gus Yasin mengaku bisa melewati tes tanpa ada halangan berarti.

"Tidak ada kendala," ujar Gus Yasin.

Sedangkan bakal calon Gubernur Jateng Sudirman Said mengaku banyak dicecar pertanyaan seputar motivasi dirinya maju di Pilkada Jateng 2018. "Wawancara lebih kepada melihat background dan motivasi kenapa menempuh perjalanan seperti ini," ujar Sudirman

Sudirman juga mengaku tidak ada kendala saat menjalani tes psikologi. Usai menjalani tes hari ini, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini akan menghabiskan waktu dengan istirahat guna menjalani tes kesehatan jasmani yang dilakukan besok.

"Persiapan istirahat cukup, makan baik dan ingat baik-baik supaya bahagia hidupnya. Besok harus puasa karena pemeriksaan lengkap," ungkap Sudirman.

Ganjar-Gus Yasin diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrat, dan Partai NasDem. Mereka juga mendapat dukungan dari Partai Golongan Karya. Sedangkan Sudirman-Ida diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa.


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 24-01-2018