Mendagri Tak Permasalahkan Tersangka Ikut Pilkada

M Sholahadhin Azhar - 13 Februari 2018 19:19 wib
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo - Medcom.id/Lis Pratiwi.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo - Medcom.id/Lis Pratiwi.

Jakarta: Beberapa calon kepala daerah berstatus tersangka dugaan korupsi dan tetap maju untuk Pilkada 2018. Pemerintah tak menganggap hal itu sebagai masalah.

"Sejumlah (calon) kepala daerah kan tersangka walaupun ditahan, tapi belum ada kekuatan hukum tetap. Jadi sebagaimana aturan, kalau ya saya ikut apa yang sudah diputuskan KPU," kata Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018.

Baca: Calon Kepala Daerah Berstatus Tersangka Tetap Bisa Berkampanye

Aturan yang dimaksud yakni Pasal 78 dan 79 Peraturan KPU No 3 tahun 2017. Dalam regulasi tersebut, calon dengan status tersangka diperbolehkan mengikuti Pilkada. Menurut Tjahjo, calon hanya bisa ditarik dari kontestasi dengan beberapa ketentuan.

"Peraturan KPU (menjabarkan) bahwa parpol bisa menarik calon peserta pilkada sepanjang dia mempunyai kekuatan hukum tetap. Kedua, kalau dia meninggal dunia atau sakit atau berhalangan," jelas Tjahjo.

Tjahjo kembali mengatakan, jika calon kepala daerah berstatus tersangka menang dalam pemilihan, dirinya akan tetap melakukan pelantikan.

Hal ini pernah dilakukan Mendagri saat pelantikan Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun pada medio Agustus 2017. Saat itu Samsu tetap dilantik, namun berganti status menjadi Bupati non-aktif hingga kasusnya diputus pengadilan.

Wakil Bupati Buton La Bakry ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (plt) Bupati Buton. "Ada yang ikut pilkada calonnya ditahan dan dia menang mutlak, dia terpaksa kami lantik. Begitu dilantik besoknya ada putusan pengadilan dia bersalah ya langsung kita berhentikan," beber Tjahjo.

Baca: Paslon Dapat Pengawalan Khusus setalah Dapat Nomor Urut

Seperti diketahui, ada dua calon kepala daerah yang berstatus tersangka. Mereka yakni Bupati Jombang Nyono Suharli dan Bupati Ngada Marianus Sae. Nyono tercatat maju kembali di Pilbup Jombang, Jawa Timur, sementara Marianus maju sebagai Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT).


(DEN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 24-05-2018