PDIP Terima Ratusan Aduan Pelanggaran Pilkada

Whisnu Mardiansyah - 17 Februari 2017 15:53 wib
Ilustrasi bendera PDIP--Antara/Deshez Anggara
Ilustrasi bendera PDIP--Antara/Deshez Anggara

Metrotvnews.com, Jakarta: Posko Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menerima ratusan aduan seputar pelanggaran Pilkada DKI 2017. Keluhan rata-rata soal warga yang tidak memiliki kesempatan memilih.

"Mereka kehilangan hak konstitusionalnya," kata Sekretaris Bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan DPP PDIP Sirra Prayuna kepada Metrotvnews.com, Jumat 17 Februari 2017.

Sirra mengatakan, ada empat jenis pengaduan yang dilaporkan warga. Pertama, warga tidak mendapatkan surat undangan C6. Padahal, mereka sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Kedua, warga yang tidak masuk dalam DPT tidak diberikan kesempatan untuk memilih. Meskipun, mereka telah membawa e-KTP dan Kartu Keluarga dengan berbagai alasan.

Ketiga, warga yang memilih menggunakan e-KTP diarahkan memilih di TPS lain dengan durasi waktu yang sangat terbatas. Keempat, pemilih-pemilih dari beberapa RT digabung kedalam satu TPS.

Selain ke Posko Pengaduan, warga juga bisa melaporkan pelanggaran pilkada ke Rumah Borobudur dan Rumah Lembang. Tapi, Metrotvnews.com menyambangi, posko yang terletak di Jalan Majapahit Nomor 26, Blok AG, itu terlihat sepi.

"Pengaduan lebih banyak lewat telepon," kata satu di antara petugas yang berjaga di Posko Pengaduan PDIP.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILGUB DKI 2017
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 30-05-2017