Minim Dana, Debat Kandidat Majalengka hanya Disiarkan di Radio

Nurul Hidayah - 15 April 2018 12:05 wib
ilustrasi-medcom.id
ilustrasi-medcom.id

Majalengka: Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Majalengka hanya menyelenggarakan sekali debat calon bupati dan wakil bupate Majalengka. Penyiaran pun hanya melalui siaran radio. Alasanya, karena keterbatasan dana. 

"Dalam peraturan KPU disyaratkan maksimal 3 kali menyelenggarakan debat kandidat. Jadi kami mengambil yang minimal, yakni satu kali, " ujar Ketua KPU Kabupaten Majalengka, Supriatna, Minggu 15 April 2018. 

Debat calon bupati dan wakil bupati Majalengka rencananya digelar pada 9 Mei 2018 mendatang. Namun, karena keterbatasan anggaran debat hanya disiarkan melalui radio. 

"KPU mensyaratkan disiarkan melalui media penyiaran. Akhirnya kita memilih radio," tambahnya. 

Supriatna mengungkap, seorang calon kandidat sempat menawarkan agar mengadakan iuran untuk membiayai debat. Namun tawaran itu ditolak. Karena memang dalam aturan KPU tidak diperbolehkan. 

"Yang terpenting kami tetap menyelenggarakan debat kandidat tersebut," tegas Supriatna. 

Dia menegaskan, meskipun dengan dana yang paling minim bahkan se-Jawa Barat. KPU Majalengka tetap bertekad menyelenggarakan berbagai tahapan pilkada. 

"Sekali pun frekuensi sosialisasi tidak sebanyak daerah lain, tapi tetap kami efektifkan," jelasnya. 

Dalam waktu dekat, yakni 29 April 2018, pihaknya akan menggelar jalan sehat untuk menyosialisasikan pilkada serentak 2018. Dengan begitu, dia berharap akan timbul pemahaman masyarakat tentang pentingnya pilkada. 

"Pentingnya memilih kepala daerah untuk memajukan daerah yang mereka tempati," ujar Supriatna.

Seperti diketahui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk KPU Majalengka ditandatangani pada 28 Juli 2017 lalu. KPU Majalengka mendapatkan dana untuk penyelenggaraan pilkada serentak sebesar Rp18 miliar. 

Angka ini jauh dari ajuan yang sebelumnya mencapai Rp30 miliar. Namun karena tidak disetujui, berbagai kegiatan pun dipangkas. Angka ini hanya berbeda sedikit dengan NPHD untuk Kota Cirebon yang mencapai Rp19,4 miliar.

Padahal Kota Cirebon hanya terdiri dari 5 kecamatan, sedangkan Kabupaten Majalengka terdiri dari 26 kecamatan.


(LDS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA NEWS (PILKADA)
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-04-2018