Polres Mimika Amankan 9 Polisi Penganiaya Wartawan

Eko Nordiansyah - 13 November 2017 22:22 wib
lustrasi: MTVN/Rakhmat Riyandi
lustrasi: MTVN/Rakhmat Riyandi

Timika: Polres Mimika, Papua mengamankan sembilan oknum personelnya yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap seorang wartawan Saldi Hermanto pada Sabtu 11 November malam. Pengamanan ini setelah perintah Kapolda terhadap Kabid Propam Polda untuk turun langsung menangani kasus tersebut.

"Kabid Propam Polda langsung turun dan tadi sudah tiba. Sudah dilakukan pemeriksaan dan penahanan pada oknum polisi yang diduga terlibat," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal seperti dilansir dari Antara, Senin 13 November 2017.

Selain diduga melanggar kode etik, para oknum polisi tersebut juga diduga melakuan tindak pidana penganiayaan. Reskrim Polres Mimika telah meminta keterangan Saldi Hermanto untuk pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP). Sementara dugaan pelanggaran kode etik ditangani langsung Propam Polda Papua.

Kamal belum bisa memperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan penyidik untuk menuntaskan kasus tersebut. Namun, menurutnya, kepolisian sangat terbuka dalam penanganan kasus itu.

Propam Polda Papua termasuk akan menyelidiki apakah para oknum polisi tersebut mendapat perintah dari pimpinan atau melakukannya berdasar inisiatif pribadi.

"Silakan teman-teman kawal bagaimana perkembangan kasusnya. Mungkin minggu depan sudah jelas siapa pelakunya, siapa yang ikut serta atau otak di balik kejadian itu," katanya.

Ia berharap kejadian itu tidak mencederai hubungan polisi dengan awak media. Menurutnya, pers adalah mitra Polri dalam menyebarkan informasi kegiatan kepolisian.

Menyikapi aksi penganiayaan terhadap rekan seprofesinya, puluhan wartawan dari berbagai media di Kota Timika menggelar demonstrasi sebagai aksi protes di kantor Pelayanan Polres Mimika.

Usai menyerahkan pernyataan sikap, wartawan kemudian menemui anggota DPRD Mimika dan meminta mereka ikut mengawal penyelesaian kasus tersebut.
(DHI)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 23-11-2017