Menkes Imbau Jemaah Haji Waspada Mers-COV

Intan fauzi - 13 Agustus 2017 22:28 wib
Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Foto: Antara/M Agung Rajasa
Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Foto: Antara/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengingatkan kembali kepada seluruh jemaah yang sedang melaksanakan ibadah haji untuk berhati-hati dengan kemungkinan munculnya penyakit Mers-COV. Jemaah disarankan memakai masker pelindung hidung dan mulut.
 
"Pakai masker hidung dan mulut di tempat ramai, seperti Masjid Nabawi, Masjidil Haram dan tempat lainnya, serta mengikuti etika kesehatan dasar saat bersin atau batuk," kata Nila, Minggu 13 Agustus 2017.
 
Imbauan itu disampaikan lantaran adanya berita di media massa yang menyebutkan adanya dua kasus baru Mers-COV yang menimpa ekspatriat wanita berusia 38 dan 42 tahun. Keduanya didiagnosis positif virus Mers di Dawmat Al-Jandal di provinsi Al-Jouf. Kejadian ini ditemukan di Utara Saudi, di luar kota haji, beberapa ratus kilometer dari Mekkah.
 
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Mohamad Subuh menjelaskan, memang kasus Mers-COV secara sporadis tetap terjadi di Saudi. Penyakit itu seringkali berupa infeksi nosokomial di kalangan pekerja kesehatan pada fasilitas layanan kesehatan yang merawat pasien Mers-COV.
 
Kewaspadaan dan kesiagaan harus tetap dilakukan sepanjang tahun meski belum terjadi penyebaran ke berbagai negara, dan belum ada laporan tentang jemaah dari luar Arab Saudi yang terinfeksi Mers-COV sejak 2012. Selain itu, belum ada laporan soal 'sustained transmission' di sana.


Petugas dari Kementerian Agama RI daerah kerja bandara menyemprotkan air ke masker yang dipakai seorang jemaah haji. Foto: MI/Siswantini Suryandari

Lebih baik mencegah
 
Menyikapi pemberitaan media tentang adanya kasus MERS, Kepala Pusat Kesehatan Haji Indonesia, Eka Jusuf Singka meminta kepada seluruh petugas kesehatan haji di Arab Saudi untuk mengoptimalkan upaya promotif dan preventif kepada jemaah haji yang sudah berada di Makkah maupun yang masih di Madinah.
 
“Jemaah juga diharuskan mencuci tangan dengan sabun, terutama setelah berada di WC umum atau toilet umum. Jangan menggosok-gosokkan tangan ke mata atau hidung jika tangan belum dicuci dengan sabun”, tegas Eka.
 
Lebih lanjut, Kapuskes Haji juga mengingatkan agar jemaah haji tidak berfoto-foto atau dekat-dekat dengan onta. Sebab, onta dicurigai sebagai medium penularan virus Mers-COV.
 
Hingga saat ini seluruh pasien jemaah haji Indonesia yang dirujuk ke RSAS tidak ada yang terindikasi Mers-COV berdasarkan konfirmasi laboratorium.
 


(SUR)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HAJI 2017
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 19-08-2017