DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.955.605.901 (19 SEP 2018)

Legislator Dukung BPKH Berinvestasi Hotel di Mekkah

Anggi Tondi Martaon - 14 Maret 2018 15:26 wib
Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad Mustaqim (Foto:Dok)
Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad Mustaqim (Foto:Dok)

Jakarta: Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) berniat menginvestasikan dana haji di bidang infastruktur. Salah satu bentuk investasi yang dimaksud yaitu mengambil alih Hotel Ramada yang berjarak 700 meter dari Masjidil Haram. 

Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad Mustaqim mendukung niat tersebut. Menurutnya, rencana itu akan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Komisi VIII DPR RI sebagai mitra kerja BPKH.

"Saya selaku Poksi F-PPP di  Komisi VIII DPR berkomitmen untuk mengawal proses investasi BPKH dengan mengambil alih Hotel Ramada yang berlokasi sekitar 700 meter dari Masjidil Haram tersebut,” kata Mustaqim dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 Maret 2018.

Politikus asal daerah pemilihan Jawa Tengah menyebutkan, rencana investasi tersebut dinilai akan sangat menguntungkan karena mampu mengurangi biaya haji setiap tahun.

Keuntungan tersebut, kata politikus PPP itu, dianggap sudah memenuhi unsur yang terkandung dalam UU 34 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. Dia menyebutkan, dalam UU tersebut secara tegas memberikan kewenangan pada badan ini untuk antara lain  menginvestasikan dana haji dengan tujuan memperoleh bagi hasil yang sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat Islam Indonesia, khususnya jemaah haji.

Selain itu, Mustaqim menyebutkan bahwa Komisi VIII DPR RI melalui Panja BPIH pada Februari lalu telah menyempatkan meninjau Hotel Ramada yang menjadi obyek investasi BPKH tersebut. Dari sisi sejarah, Hotel Ramada berdiri di atas Tanah Wakaf Pemerintah Daerah Aceh yang berasal dari salah satu ulama/tokoh Islam Aceh.

Sementara tentang pengelolannya, kata Mustaqim, dilakukan pihak ketiga yang beberapa tahun terakhir ini berencana memberikan kesempatan kepada Pemerintah Indonesia melalui BPKH untuk mengambil alih kepemilikan.


(ROS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BERITA DPR
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 20-09-2018