Bentrok saat Sahur on The Road, 13 Orang Luka Bacok

Deny Irwanto - 19 Juni 2017 17:07 wib
 Pekerja mengecat coretan akibat aksi vandalisme sahur on the road (SOTR) di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2015). Foto: MI/Immanuel Antonius
Pekerja mengecat coretan akibat aksi vandalisme sahur on the road (SOTR) di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2015). Foto: MI/Immanuel Antonius

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua kelompok pemuda bentrok saat sahur on the road di kawasan Jalan Penjernihan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dini hari tadi. 13 orang menderita luka bacok dalam insiden tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan, peristiwa bermula saat kedua kelompok berpapasan di dekat SPBU yang mengarah ke tempat pemakamam umum Karet Bivak, Tanah Abang.

"Tapi, yang dari arah Pejompongan mengarah ke Karet Bivak, tiba-tiba menggunakan senjata tajam," kata Suyudi di Markas Polda Metro Jaya, Senin 19 Juni 2017.

Suyudi menjelaskan, motif kedua kelompok bentrok belum jelas. Menurutnya, kedua kelompok spontan bertemu di jalan dan salah satu kelompok mengeluarkan senjata tajam.

Beberapa saat setelah kejadian, lanjut Suyudi, anggota Polres Jakarta Pusat mendatangi lokasi dan sempat membawa beberapa orang untuk dimintai keterangan.

"13 orang luka-luka. Itu masih kita lidik juga. Setelah kejadian itu, patroli kami di sekitar Istana langsung ke sana. Kami amankan di sekitar TKP, ada empat orang. Sementara ini, kami belum bisa mengatakan keempat orang pelaku," jelas Suyudi.

Saat mendatangi lokasi dan mengamankan sejumlah orang, polisi juga menyita bendera geng motor VOC. "Mereka membawa senjata tajam. Satu membawa golok dan satu membawa cukilan es," pungkas Suyudi.

Jauh-jauh hari, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sudah melarang masyarakat sahur on the road. Menurut dia, sahur di rumah atau di tempat ibadah akan lebih baik.

"Tidak boleh di jalan karena lebih banyak buruknya," tegas Djarot, Jumat 26 Mei.


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG RAMADAN 2017
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 29-06-2017