Migrant Care Desak Pengusutan Kematian TKI asal NTT

Faisal Abdalla - 13 Februari 2018 05:57 wib
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal

Jakarta: Migrant Care meminta pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk menuntaskan kasus tewasnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Adelina Lisao. Adelina diduga mengalami penyiksaan oleh majikannya di Penang, Malaysia. 

"Kematian Adelina memperpanjang daftar kematian buruh migran Indonesia asal NTT yang pada 2017 mencapai 62 orang. Migrant Care mendesak pengusutan tuntas kasus ini agar majikan mendapatkan hukuman yang berat dan setimpal atas kekejiannya," kata Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo dalam keterangan resminya, Senin, 12 Februari 2018.

Wahyu mengatakan, pemerintah juga harus mengusut adanya dugaan Adelina korban perdagangan manusia. Pernyataan pihak KJRI Penang dan KBRI Kuala Lumpur yang menyebut Adelina adalah TKI tak berdokumen tidak boleh dijadikan alasan untuk menghentikan pengusutan kasus ini. 

"Kasus ini harus dituntaskan sebagai bentuk komitmen perlindungan warga negara Indonesia yang ada di luar negeri," tukas Wahyu.

Baca: TKI di Malaysia Meninggal Diduga Disiksa Majikan

Menurut penuturan Steven Sim Chee Kong, anggota Parlemen Malaysia yang menemukan kasus ini, Adelina sempat mengaku dipaksa tidur di luar rumah bersama anjing peliharaan majikan selama sebulan terakhir. Ia bahkan tak diberi makan dan mengalami penganiayaan.

Ketika diselamatkan kepolisian setempat di rumah majikannya di Taman Kota Permai, Adelina mengalami luka parah di kepala dan wajah serta infeksi luka di tangan dan kakinya.

Adelina sempat dirawat di RS Bukit Mertajam namun nyawanya tak tertolong. Adelina meninggal dunia Minggu 11 Februari kemarin.




(JMS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 26-02-2018