DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Prasetyo Curhat ke Menkeu Anggaran Kejaksaan Kecil

Suci Sedya Utami - 14 Maret 2018 16:52 wib
Jaksa Agung M Prasetyo. Medcom.id/Lukman Diah Sari.
Jaksa Agung M Prasetyo. Medcom.id/Lukman Diah Sari.

Jakarta: Jaksa Agung M Prasetyo mengeluhkan anggaran belanja Kejaksaan Agung yang lebih kecil dibanding dengan kementerian/lembaga di jajaran penegakan hukum lainnya. Keluhan tersebut disampaikan Prasetyo di depan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai bendahara negara dalam acara peringatan 110 tahun lelang di Indonesia.

"Ini bukan curhat Bu Menteri. Untuk penegak hukum, kejaksaan mendapatkan jatah anggaran terkecil," kata Prasetyo di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Maret 2018.

Padahal, kata Prasetyo, lembaganya memiliki tugas yang begitu banyak terkait hukum pidana, mulai dari yang sifatnya umum seperti pencurian, penyebaran berita hoaks, pembunuhan, pidana khusus seperti korupsi, pencucian uang, serta kasus perdata dan tata usaha negara.

"Bayangkan, kami dituntut menyelesaikan kasus korupsi juga kadang-kadang," tutur dia.

(Baca juga: Anggaran Polri Cekak untuk Ungkap Kasus Korupsi)

Kendati demikian, lanjut Prasetyo, Kejagung tetap bekerja semaksimal mungkin dalam menegakkan hukum demi keberlangsungan bangsa dan negara.

Menanggapi keluhan Jaksa Agung, Sri Mulyani mengatakan akan melihat kemampuan APBN kinerja setiap K/L dalam menentukan dan menetapkan besaran anggaran.

"Tadi Pak Jaksa Agung menyindir saya bahwa anggaran Kejaksaan tidak meningkat, nanti saya akan perhatikan secara benar," singkat Ani, sapaannya.

Dalam APBN 2018, pagu anggaran Kejagung sebesar Rp6,7 triliun, naik dibanding tahun sebelumnya Rp5,2 triliun. Sementara pagu K/L lainnya di bidang penegakan hukum seperti Polri mencapai Rp95 triliun, Kementerian Pertahanan Rp107,6 triliun, Kementerian Hukum dan HAM Rp10,59 triliun, Mahkamah Agung Rp8,3 triliun, sementara KPK lebih kecil yakni Rp1,1 triliun.





(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG JAKSA AGUNG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 25-09-2018