Jumlah Peserta Haji yang Wafat Meningkat

Siswantini Suryandari - 14 September 2017 11:11 wib
Ilustrasi jemaah haji Indonesia. Foto: MI/Adam Dwi.
Ilustrasi jemaah haji Indonesia. Foto: MI/Adam Dwi.

Metrotvnews.com, Makkah: Jumlah peserta haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Saat ini sebanyak 438 orang dinyatakan meninggal, lebih banyak dibanding 2016 yang mencapai 342 orang.
 
"Jumlah ini melebihi angka kematian tahun 2015, di luar korban jatuhnya crane dan musibah Mina," kata Kepala Seksi Penghubung Kesehatan Daker Makkah, dr. Ramon Andrias, Rabu 13 September 2017.

Baca: Jemaah Berisiko Tinggi Bisa Tunda Ibadah Arbain

Mereka meninggal di sejumlah wilayah, dengan rincian lima orang wafat di Jeddah, 309 wafat di Makkah, 37 wafat di Madinah, 20 wafat di Arafah, dan 67 orang wafat di Mina. Sebanyak 18 orang dari jumlah yang wafat adalah jemaah haji khusus.
 
 “Bahkan, angka kematian pada musim penyelenggaraan haji 2015 mencapai 491, namun sudah termasuk lebih dari 100 jemaah wafat korban crane dan musibah Mina. Sementara angka kematian pada 2016 berjumlah 342," katanya.
 
Tingginya angka kematian jemaah disebabkan kuota haji tahun ini yang lebih besar dibanding empat tahun terakhir.

Baca: Waspadai Cuaca Ekstrem di Madinah

Sejak 2013 - 2016, kuota haji dipotong 20%, efek renovasi Masjidil Haram. Kuota haji Indonesia pun berkurang menjadi 168.800 orang.
 
“Sampai saat ini dari 438 kematian, 342 itu kematian di atas umur 60. Memang sudah risiko tinggi (risti) dari risti umur mungkin ditambah lagi dengan risti penyakit,” tambahnya.
 
Menurut Ramon, cuaca tahun ini juga lebih panas. Sepekan ini, suhu di Makkah berkisar 43 - 46 derajat celsius dengan riil feel mencapai 50-52 derajat. Sedangkan di Madinah bisa lebih panas, sementara kelembaban juga rendah.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HAJI 2017
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017