DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 40.273.617.416 (15 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Ibu Jasad Bayi di Pesawat Etihad Masih Dirawat

Deny Irwanto - 11 Januari 2018 14:13 wib
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono--MI/Rommy
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono--MI/Rommy

Jakarta: Polisi belum bisa memeriksa H, 34. H adalah perempuan yang diduga sebagai ibu dari jasad bayi laki-laki yang ditemukan di tempat sampah toilet pesawat Etihad Airways, Sabtu, 6 Januari 2018.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan kondisi H belum stabil.

"Yang bersangkutan masih lemas, jadi kita enggak bisa periksa," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis, 11 Januari 2018.

Menurutnya, keterangan H sangat diperlukan untuk mengetahui kronologi kejadian. Sementara ini, lanjut Argo, Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta sudah memeriksa dua saksi dari Etihad Airways.

"Semuanya masih kita lakukan, penyidik masih bekerja untuk mencari informasi. Ini ada beberapa informasi yang perlu kita dalami dulu," jelas Argo.

Baca: Jasad Bayi di Toilet Pesawat Etihad Airways Korban Aborsi
 
Sebelumnya Kapolres Kota Bandara Soetta, Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, dari informasi yang didapat, terduga H bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi. H juga tidak didampingi sang suami selama bekerja. 

"Ada kemungkinan (bayi) ini adalah hasil dari hubungan gelap, namun kita akan dalami lagi," ucap Yusep. 

Kepolisian memastikan akan menerapkan pasal berlapis jika terduga terbukti melakukan aborsi terhadap jasad bayi laki-laki seberat 3,4 kilogram dan panjang 50 sentimeter itu. 

"Kita terapkan pasal penelantaran anak, pasal aborsi, dan pasal pidana kesehatan. Tergantung apa yang dipenuhi," kata Yusep.



(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MAYAT BAYI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 16-10-2018