Warga: Penabrakan Teriak Ngaku Tentara

Juven Martua Sitompul - 19 Juni 2017 17:05 wib
Ilustrasi penabrakan. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Rizal
Ilustrasi penabrakan. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Rizal

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah mobil menyeruduk dua pemuda di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, 18 Juni 2017 dini hari. Satu orang tewas di tempat dan satu orang tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena kritis.

Warga setempat menyebut saat kejadian, pelaku sempat berteriak mengaku anggota TNI. Penyerang berjumlah sekitar sekitar tujuh orang.

"Begitu datang teriak ngaku tentara, ada sekitar tujuh orang lah," kata salah satu warga yang enggan menyebut namanya saat ditemui Metrotvnews.com, Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Setelah berteriak, ketujuh orang itu pun menghajar pemuda yang sedang berkumpul di area patung ondel-ondel. Karena takut melihat kejadian itu, dia bergegas menutup dagangannya.

"Begitu kejadian ribut-ribut kita beres-beres dagangan, takut kena sasaran ke sini," ujar dia. "Yang kita takutin, itu anak-anaknya lari ke dagangan kita, kita ntar yang kena."

Sebelumnya, sebuah mobil menabrak dua pemuda di patung ondel-ondel, Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dari insiden ini, satu orang tewas bernama Andrian Dwi Ananda, sedangkan korban kritis bernama Abdul Kosim.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh menyatakan akan menindak tegas anggotanya jika terbukti terlibat pengeroyokan dan penabrakan pemuda tersebut.

"Kalau terbukti ada prajurit melakukan pelanggaran, kami proses sesuai aturan," kata Denny.


(MBM)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENGANIAYAAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 22-10-2017