Jemaah Haji Gelombang II Tiba Hari Ini

Siswantini Suryandari - 12 September 2017 10:17 wib
Ilustrasi. Foto: MI/Adam Dwi
Ilustrasi. Foto: MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Madinah: Menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang II dari Mekkah ke Madinah, Daerah Kerja Madinah telah berkoordinasi dengan seluruh kasie. Ini dilakukan agar pelayanan jauh lebih baik dibandingkan dengan kedatangan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.

Rapat yang dipimpin Kepala Daker Madinah, Amin Handoyo pada Senin 11 September menghasilkan beberapa hal penting. Seperti, kedatangan jemaah gelombang II berbeda dengan gelombang I.

"Bila gelombang I itu jemaah dari Tanah Air ke Madinah menjalankan ibadah Arbain selama 8-9 hari, kemudian ke Mekkah melalui Bir Ali untuk berniat umrah. Jemaah dan koper dibawa bersamaan," kata Amin Handoyo.

Sedangkan gelombang II, jemaah dari Mekkah menuju Madinah akan berhenti di Pos Hijrah. Di pos ini, muasassah harus mengecek paspor, dokumen boarding pass, dan exit pass.

"Bila jemaah belum memiliki ketiganya harus diurus segera ke bandara. Ini diperlukan bagi kepulangan dari Madinah ke Indonesia," kata Amin Handoyo.

Pada jadwal kepulangan, jemaah langsung ke imigrasi karena boarding pass, exit pass, dan paspor sudah ada.

Jemaahn gelombang II terdiri dari 256 kloter. Secara teori, lanjut Amin, tidak begitu padat saat tiba di Madinah. Sebab, banyak haji dari berbagai negara langsung pulang ke negara masing-masing. Sementara Indonesia, masih ada sekitar 103 ribu jemaah akan memasuki Madinah usai ibadah haji mulai 12-21 September.

Ada 109 hotel yang akan menampung jemaah haji Indonesia gelombang II. "Pecah kloter tidak bisa dihindari. Ada satu kloter harus menempati empat hotel. Demikian juga saat jemaah berangkat ke Madinah, ada yang tak berbarengan dengan koper mereka," jelas Amin.

Koper jemaah siap dipulangkan. Foto: MI/Siswantini

Dia menyebutkan ada koper-koper jemaah yang terpaksa diangkut dengan truk dari Mekkah ke Madinah lantaran bagasi bus lebih kecil dan tak mampu menampung. "Tapi jangan khawatir karena truk-truk itu mengangkut koper sesuai rombongan haji dan tujuan hotelnya."

Baca: Hari Keenam Pemulangan, 80 Kloter Tiba di Indonesia

Amin mengingatkan, pada 21-27 September, merupakan puncak kepadatan jemaah haji gelombang II. Sebab, 21 September adalah awal kepulangan jemaah dari Madinah ke Tanah Air. Sementara masih ada jemaah fase terakhir memasuki Madinah. Maka, selama 24 jam para petugas haji akan melayani jemaah baik kedatangan maupun pemulangan.

Para jemaah saat pulang tak lagi harus menenteng koper karena sudah dibawa ke bandara pada H-1 dan ditimbang beratnya.

"Jemaah haji dilarang membawa air zamzam karena itu sudah menjadi peraturan keamanan di Arab Saudi. Setibanya di Tanah Air, setiap haji akan menerima 5 liter air zamzam yang dibagikan di masing-masing embarkasi," tegasnya.

Pada hari ini sebanyak 16 kloter memasuki Madinah secara bertahap dari siang hingga malam hari. Mereka akan menempati 19 hotel. "Ada tiga kloter yang harus dipecah, namun semua hotel berdekatan," kata Kasie Perumahan Daker Madinah, Ihsan Faisal.

Dan pada gelombang II ini tidak disediakan bus salawat karena semua pemondokan yang didiami jemaah haji berada di kawasan ring road, kurang dari 600 meter dari Masjid Nabawi.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG HAJI 2017
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 24-09-2017