DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.955.605.901 (19 SEP 2018)

Remaja ISYEF Diminta Tak Tergoda Politik

Dian Ihsan Siregar - 15 April 2018 21:16 wib
acara Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) -- Foto: Medcom.id/ Dian Ihsan
acara Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) -- Foto: Medcom.id/ Dian Ihsan

Jakarta: Ketua Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa, Aksa Mahmud menginginkan, organisasi ekonomi remaja masjid dalam ruang lingkup Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF), tidak masuk ke iklim politik. Remaja ISYEF diharapkan fokus beribadah dan membangun ekonomi syariah.

"Saya khawatir ISYEF akan bernasib serupa dengan dua organisasi Islam yang berubah haluan menjadi gerakan politik, yaitu Serikat Dagang Islam dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI)," kata Aksa di Gedung Perpusnas, Jakarta Pusat, Minggu, 15 April 2018.

Aksa menuturkan pada awal kemerdekaan Indonesia, serikat dagang Islam dibentuk oleh tokoh Islam. Serikat ini membicarakan kebangkitan ekonomi Islam di Indonesia berikut BKPRMI tapi kemudian berubah haluan ke politik.

"I‎ni adalah organisasi remaja masjid sebenarnya. Tadi dikatakan bahwa bagaimana tugasnya memakmurkan masjid dan jamaahnya," terang dia.

Menurutnya, keberadaan ISYEF dapat menambah pengetahuan jamaah tentang ekonomi. Dengan begitu masjid tak melulu dimanfaatkan untuk ceramah agama dan menmabah pengetahuan gama.

"Jadi jangan ke masjid hanya‎ dengar ceramah agama. Kini sudah ada pengetahuan yang baru lagi lewat ekonomi," pungkas Aksa Mahmud.


(Des)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG EKONOMI SYARIAH
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 20-09-2018