Kota Palu Siap Menjadi Tuan Rumah PBI 2017

Pelangi Karismakristi - 22 September 2017 18:05 wib
Wali Kota Palu Hidayat. Foto: Metrotvnews.com/Pelangi
Wali Kota Palu Hidayat. Foto: Metrotvnews.com/Pelangi

Metrotvnews.com, Jakarta: Pekan Budaya Indonesia (PBI) 2017 akan segera digelar. Kali ini, Kota Palu, Sulawesi Tengah, bakal menjadi tuan rumah kegiatan yang akan dilaksanakan pada 22 hingga 27 September.
 
Wali Kota Palu Hidayat menjelaskan, acara yang merupakan kolaborasi Pemkot Palu dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu akan menampilkan beraneka macam pertunjukan seni, baik dari Palu maupun daerah lain di Indonesia. Beberapa di antaranya lomba perahu tanpa awak, lomba renang 5,4 kilometer menyebrangi Teluk Palu, ritual-ritual adat, dan Festival Pesona Palu Nomoni 2017.
 
"Salah satu yang menarik ialah akan ada dialog atau rembug nasional. Kami ingin di PBI ini bisa menghasilkan sesuatu tentang revitalisasi nilai-nilai kebudayaan bangsa dan bisa dihadirkan di tengah masyarakat," ucap Hidayat kepada Metrotvnews.com.
 
Dalam dialog nasional mengenai revitalisasi budaya bangsa rencananya akan mengundang banyak pihak. Seperti tokoh-tokoh adat se-Indonesia, raja-raja keraton Nusantara, organisasi keagamaan, dan masih banyak lagi.
 
Sebenarnya inti dari rembug nasional, kata Hidayat, ialah untuk membangun kembali nilai-nilai budaya bangsa, yaitu Pancasila.
 
"Bagaimana membina lagi nilai toleransi, kekelurgaan, serta kegotongroyongan dalam kehidupan berbangsa. Oleh karenanya, kami akan melibatkan Keluarga Alumni Lemhanas, UKP-PPIP, dan Kemendikbud. Kami harapkan rembug nasional itu bisa menghasilkan deklarasi tentang nilai-nilai budaya bangsa," ujar dia.
 
Menariknya lagi, PBI 2017 akan bertempat di pesisir Teluk Palu yang membentang sepanjang 7,2 kilometer. Karena bakal digelar aksi budaya, maka dilakukan penutupan jalan selama acara berlangsung.
 
"Kami tidak mengizinkan kendaraan bermotor masuk di kawasan 7,2 kilometer itu. Hanya kami perbolehkan transportasi tradisional (dokar) saja yang melintas," imbuhnya.
 
Saat ini, kata Hidayat, pihaknya telah melakukan sederet persiapan dan siap menanti hari H. Begitu juga dengan pengamanan, Pemkot Palu akan melibatkan sekitar 300-500 pasukan gabungan TNI/Polri dan dibantu pengamanan dari organisasi kemasyarakatan.
 
"Persiapan kami sudah bisa dibilang 90 persen, tinggal menunggu waktu saja. Masyarakat sudah siap, hotel kami sudah koordinasikan, pengamanan juga," kata Wali Kota Palu kelima ini.
 
Tak lupa, Hidayat pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menghadiri event bertaraf nasional yang baru pertama kali diselenggarakan di Kota Palu itu. Dia punya alasan sendiri, mengapa wisatawan harus datang langsung ke sana.
 
"Selain bisa menyaksikan banyak budaya, wisatawan juga bisa melihat keindahan kota Palu yang bisa dikatakan empat dimensi, karena ada bukit, teluk, sungai, dan laut. Di Palu, kita berdiri pada satu titik itu akan merasakan nuansa keindahan alamnya," ucap Hidayat.
 


(TRK)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEKAN BUDAYA INDONESIA 2017
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA
MORE
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 14-12-2017